26.4 C
Jakarta
Jumat, Maret 5, 2021

10 Ekor Paus Pilot Mati Terdampar di Perairan Sabu Raijua NTT

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta-Kawanan Paus Pilot atau dengan nama latin Globicephala macrorhynchus dilaporkan masyarakat terdampar di Pantai Lie Jaka, Kelurahan Ledeunu, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, di sekitar Samudra Hindia, tepatnya pada koordinat S 10009’52.68’’, E 123034’10.35’’.

Laporan masyarakat atas nama Rowy Kaka Mone pada hari Kamis 30 Juli 2020 pukul 16.00 WITA tersebut segera ditindaklanjuti lanjuti oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

BBKSDA NTT segera melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang karena lokasi terdamparnya paus tersebut berada di bawah pengelolaan BKKPN Kupang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Timbul Batubara Kepala BBKSDA NTT dalam keterangannya yang dirilis Humas KLHK, pada Kamis 30 Juli 2020 menyatakan bahwa dalam kasus paus yang terdampar, menugaskan kepala bidang teknis untuk mengumpulkan informasi dan langkah-langkah terpadu dalam penanganan satwa mamalia laut bersama instansi terkait dan masyarakat setempat.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui berjumlah 11 ekor Paus Pilot, namun satu dari sebelas ekor itu ditemukan dalam kondisi lemas dan bisa diselamatkan dengan cara mendorong kembalinke laut. Sedangkan yang lainnya sudah mati.

“Jenis kelamin paus belum dapat diidentifikasi. Rata-rata panjang paus berkisar 2,5 – 6 meter, dengan lingkar badan diperkirakan lebar 0,9 – 1,2 meter,” imbuhhya.

Dengan demikian dari hasil koordinasi dengan BKKPN Kupang dan Camat Raijua (Titus Duri) yang berada di TKP, mengalami kesulitan terhadap alat berat untuk mengubur paus pilot yang sudah mati. Akhirnya dikubur secara manual di Pantai Lie Jaka, pada Jum’at 31 Juli 2020 yang didahului dengan upacara adat.

Editor: Iman More

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...