Foto kredit:KSBSI
Foto kredit:KSBSI

Barisan KSBSI Pimpinan Elly Rosita Silaban Berupaya Menorobos Barikade Polisi Menuju Istana

Propublik.id, Jakarta – Aksi demo serikat buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Indinesia (KSBSI) pimpinan Elly Rosita Silaban, sebagai Presiden Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSBSI, terus melanjutkan penolakannya kepada Presiden RI atas disahkannya Omnibus Law Cipta Kerja.

Sesuai yang direncanakan, KSBSI terus melaksanakan aksinya dari 12 Oktober hingga 16 Oktiber 2020 secara nasional, baik di DKI Jakarta maupun di setiap daerah.

Lebih lanjut diterangkan Suranadi, Deputi Konsolidasi KSBSI, dalam orasinya di atas mobil komanda KSBSI, menyatakan kepada kaum buruh agar jagan mau dibohongi oleh pemerintah. Dan memintanya agar supaya Presiden mengeluarkan Perppu dan membatalkan UU Cipta Kerja yang disahkan 5 Oktiber 2020 belum lama ini.

Lebih jauh, Konfederasi Serikat Buruh Serikat Indinesia, pimpinan Elly Rosita Silaban, melakukan demonstrasi di depan Kementeriman Pariwisata, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 11.17 ingin menerobos barikade polisi yang telah dipasangkan pagar silet dan garis polisi yang menempel sepanjang barisan Polisi dari Dalmas Polri.

Sementara aksi KSBSI yang bergerak sejak pukul 08.00 hingga sekarang, Elly Rosita nasih bertahan bersama barisannya. Lebih lanjut satu barisan KSBSI terus memaksa barikade polisi. Namun sayangnya dari aparat dengan sikap dan perintahannya tidak goyah dengan desakan aksi buruh KSBSI itu.

Sementara di belakang barikade, sebagian besar banyak aparat yang stand by sampai depan istana Merdeka. Satu armada water cannon barikade polisi dari Ditsamapta Polda Meyro Jaya sudah merapat depan barisan serikat buruh.

Sementara aksi buruh terus bertahan sambil menghibur diri dengan bernyanyi bersama, dan setelah itu berusaha menerobos barikade dengan mobil komandonya KSBSI.

Berikut foto-foto aksi KSBSI:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa komentarmu?