Armada Apollo Go Robotaxi, taksi tanpa awak yang dioperasikan di Beijing. China. Foto: Caixin Global
Armada Apollo Go Robotaxi, taksi tanpa awak yang dioperasikan di Beijing. China. Foto: Caixin Global

Beijing Mulai Operasikan Taksi Robot untuk Transportasi Publik

Propublik.id, Jakarta-Baidu Inc, perusahan mesin pencari (search engine) asal China, mulai mengoperasikan secara penuh taksi robot (robotaxi) untuk layanan publik di Kota Beijing, China. Taksi tanpa awak/sopir ini diberi nama Apollo Go Robotaxi.

Dalam informasi yang dilansir China Daily, Senin (12/10/2020), disebutkan bahwa armada taksi robot yang diluncurkan Baidu di Ibukota China berjumlah 40 unit. Layanan Apollo Go Robotaxi ini mencakup jaringan jalan raya sepanjang 700 kilometer. Saat berita dilansir, jumlah layanan penumpang yang menggunakan jasa ini sudah mencapai 100, baik yang berasal dari kawasan pemukiman maupun kawasan bisnis di Kota Beijing.

Keuntungan dari pemanfaatan layanan taksi robot atau taksi otonom adalah penumpang dapat melakukan perjalanan tanpa dikenai biaya. Pemesanan dilakukan melalui aplikasi peta digital Baidu Maps atau Apollo Go Apps tanpa reservasi.

Beijing menjadi kota ketiga yang mengoperasikan Apollo Go Robotaxi. Layanan taksi yang berjalan sendiri dari Baidu pertama kali dioperasikan pada April silam di Changsha, Provinsi Hunan. Kemudian layanan yang sama diterapkan di kota Cangzhou, Provinsi Hebei pada Agustus lalu yang sekaligus membuka layanan taksi robot untuk pertama kalinya masuk ke kawasan perkotaan di China.

Teknologi taksi yang berjalan sendiri tanpa awak sebenarnya sudah masuk ke China pada Agustus 2019. Adalah AutoX yang pertama kali memelopori pemanfaatan teknologi ini di China. Perusahaan yang berbasis di Silicon Valley, AS ini bekerjasama dengan pemerintah Kota Shanghai untuk meluncurkan taksi robot sebagai angkutan komersial.

Saat itu, pemanfaatan Robotaxi masih untuk kepentingan ujicoba. Namun, saat ini sudah melayani kebutuhan transportasi publik. Pemesanannya dilakukan melalui aplikasi AutoNavi milik raksasa e-Commerce Alibaba.

Futurecar.com menjelaskan bagaimana jenis taksi ini beroperasi. Calon penumpang mulai melakukan pemesanan dengan mencantumkan titik jemput dan tempat tujuan. Sistem pada aplikasi secara otomatis yang menyambungkan dengan armada taksi robot dalam posisi terdekat. Taksi tersebut akan diarahkan secara mandiri ke titik penjemputan dan membawa penumpang ke tempat tujuan.

Baca Juga :  Gojek Masuk 22 Besar Startup Global

Selama perjalanan, penumpang dapat memonitor rute yang yang ditempuh melalui layar yang dipasang pada mobil maupun melalui aplikasi ponsel. Dengan demikian, penumpang akan mengetahui secara pasti semua titik belokan, arah dan jarak atau apapun yang akan dilakukan kendaraan tersebut. Layar monitor juga akan menunjukkan semua obyek yang teridentifikasi di sekitar kendaraan, baik itu pejalan kaki, kendaraan lain maupun pengguna sepeda.

Teknologi ini berbasis artificial intelligence (AI) karena itu kerap disebut juga AI Taxi.

Editor: Edward Panggabean

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa komentarmu?