31.8 C
Jakarta
Selasa, Maret 2, 2021

Covid-19 Belum Berlalu, KJN Express Bidik Pasar Tradisional Dalam Pengiriman Logistik

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jakarta-Kebutuhan logistik sangat dibutuhkan masyarakat di masa Pandemi Covid-19, meski Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) transisi menuju new normal life sudah mulai berlangsung di Jakarta. Namun, tak membuat syurut bagi perusahaan dibidang pengiriman paket.

Seperti dilakukan PT Krida Jaringan Nusantara, Tbk. Atau KJN Express yang masih eksis dalam melakukan pengiriman paket di saat pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia. Dengan program Bisnis to Bisnis KJN Express pun menambah pelanggan B2B melalui kerjasama dengan pasar tradisional, situs belanja sayur online dan waralaba farmasi serta alat kesehatan.

“Sejak kebijakan PSBB berlaku hampir di semua lini bisnis, masyarakat di Jakarta mulai terbiasa untuk belanja bahan pokok dan sayur mayur melalui teknologi online di mobile app,” ujar Direktur Utama KJEN Dewi Prasetyaningsih, kepada ProPublik.id, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Apalagi kata Dewi perusahaan logisitik saat pemberlakuaan PSBB salah satu bisnis yang mendapat pengecualian, sebabnya KJN Express sebagai salah satu pemain logistik di Indonesia, mempunyai potensi pertumbuhan yang besar dengan berpartisipasi di supply chain bisnis tradisional dan eCommerce.

“Penjajakan ke pasar modern, UMKM dan startup online lain juga sedang dijajaki untuk meningkatkan penjualan bagi para pedagang,” ungkapnya.

Selain itu, penambahan kurir dan armada tetap akan dijalankan untuk memenuhi kebutuhan dari industri logistik. Karena itu KJEN berharap pemerintah tetap mendukung perkembangan logistik dan startup online.

Editor: Iman More

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...