26.8 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Di Praperadilkan Anita Kolopaking, Bareskrim Absen, Pemohon Kecewa

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jakarta-Tim Advokat Pembela Anita Kolopaking selaku pemohon kecewa, lantaran tidakhadiran pihak termohon yakni Bareskrim Polri dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada Senin 24 Agustus 2020.

Anggota Tim Advokat Pembela Anita Kolopaking, RM Tito Hananta Kusuma, meski kecewa, pihaknya tetap menghormati keputusan Bareskrim. Praperadilan yang diajukan pemohon itu, kata Tito untuk menguji penetapan status tersangka terhadap Anita Kolopaking.

“Sebagai tim Pengacara Ibu Anita ya kecewa tidak hadirnya pihak termohon, dari Tim Hukum Bareskrim, saat itu. Kami berharap sidang ini dapat segera berjalan, sehingga kami dapat membuktikan terkait penetapan tersangka Ibu Anita itu,” kata Tito, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Meski demikian, pihaknya menghormati sikap dari pihak kepolisian, terkait persoalan internal mereka. Dengan harapan pada sidang berikutnya tanggal 7 September nanti, para pihak sudah bisa langsung membuktikan.

“Karena kami sudah siap dengan bukti-bukti kami, saksi kami dan ahli kami untuk membuktikan bahwa Ibu Anita Kolopaking tidak layak dijadikan tersangka,” ujar Tito.

Seperti diketahui, sidang praperadilan Anita Kolopaking, ditunda hingga dua minggu ke depan, karena Bareskrim Polri sebagai termohon tidak datang ke persidangan kemarin. Hakim menunda hingga dua minggu ke depan, dan sidang akan digelar kembali pada Senin 7 September 2020.

Anggota Tim Advokat Pembela Anita Kolopaking lainnya, Tommy Sihotang mengatakan, kecewa dengan ketidakhadiran Bareskrim.

“Kami sangat sesalkan juga teman-teman dari termohon ini nggak hadir. Karena ini kan terbatas acaranya,” tukasnya.

Anita merupakan pengacara terpidana Djoko S. Tjandra. Anita diduga terlibat dalam keluar masuknya Djoko Tjandra yang ketika itu tengah diburu oleh Kejaksaan, lantaran buron 11 tahun dalam kasua cassie Bank Bali. Hingga, akhirnya sang buronan itu tertangkap oleh Kepolisian di Malaysia.

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...