27 C
Jakarta
Selasa, Maret 2, 2021

Diduga Aniaya Saksi Pembunuhan, Poldasu Beri Sanksi 4 Perwira, Kapolsek Percut Sei Tuan Di Copot

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Sumatera Utara – Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan dicopot dari jabatannya oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Kamis, 9 Juli 2020. Kompol Otniel Siahaan diduga tidak profesional dalam menangani perkara kasus pembunuhan.

“Kapolsek sudah diserahterimakan,” sebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja, Kamis, 9 Juli 2020 malam.

Dia mengatakan, untuk menggantikannya posisi Kapolsek Percut Sei Tuan, pimpinan Polda Sumatera Utara mempercayai AKP Riky Pripurna. “AKP Riky sebelumnya menjabat Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan,” ucapnya.

Kabid mengatakan, terkait kasus saksi yang usai diperiksa mengalami lebam di sekujur wajahnya, saat ini ada sembilan personil Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan telah dimintai keterangan di Sub.Bidang Profesi dan Pengamanan (Sub. Bid. Propam) Polda Sumut.

“Untuk pemukulan terhadap saksi Sarpan yang mengakibatkan mata lebam masih dalam proses pemeriksaan, apakah adanya keterlibatan lersonil atau tidak,” jelasnya.

Apabila memang ditemukan pelanggaran hukum, Kabid Humas Polda Sumut menegaskan, sanksi hukuman disiplin yang diberikan sesuai dengan Pasal 9 PP RI Nomor 2 Tahun 2003, tentang peraturan disiplin anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Adapun sanksi yang diberikan sesuai pasal tersebut yaitu berupa teguran tertulis, penundaan mengikuti pendidikan paling lama 1 tahun, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat paling lama 1 tahun, mutasi yang bersifat demosi, pembebasan dari jabatan dan penempatan dalam tempat khusus paling lama 21 hari.

Disebutkan, 9 personil Polsek Percut Sei Tuan yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, saat ini dalam proses pemeriksaan di Sub Bid Propam Polda Sumut.

“Proses lanjutnya akan dilakukan sidang disiplin apabila terbukti lalai dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” katanya.

Adapun lanjut Kombes Tatan, Polrestabes Medan yang melakukan pemeriksaan itu, dari 9 personil Polsek Percut Sei Tuan yang diberi sanksi, 4 diantaranya berpangkat perwira dan 5 berpangkat brigadir.

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...