26.5 C
Jakarta
Jumat, Januari 22, 2021

DPR Jamin Pasien Covid-19 Boleh Ikut Coblos Pilkada

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id | Jakarta – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan setiap pasien positif Covid-19, dapat memilih atau mencoblos dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, pada 9 Desember 2020. Para pasien Covid-19 pun, tidak perlu terkucilkan untuk menggunakan hak demokrasinya.

Anggota Komisi II DPR Syamsurizal menegaskan hal ini, usai memimpin tim kunjungan kerja Komisi II DPR, ke beberapa daerah. Komisi II DPR bertemu pemangku kepentingan penyelenggara dan pengawas pemilu. “Bagi mereka yang sudah terpantau positif, pihak KPU sudah menyiapkan tempat khusus untuk melayani mereka, dengan bilik suara yang khusus untuk mereka yang reaktif dalam hasil rapid test-nya. Begitu juga mereka yang positif dari hasil swab, pihak KPU sudah menyiapkan peraturan KPU Nomor 13 dan yang lainnya dalam penyiapan tempat khusus kepada masyarakat yang terkena virus,” ungkap Syamsurizal, Rabu (02/12/2020).

Syamsurizal meminta kepada seluruh perangkat penyelenggara pemilu untuk dapat bekerja sama dengan tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Mengenai data masyarakat yang terpapar, agar bisa dipantau dan tidak menciptakan klaster baru. “Kerja sama dengan satgas Covid-19 juga harus dilakukan karena mereka tahu betul data mengenai pasien positif di masing-masing daerah. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai cara untuk mengatasi agar tidak terjadi apa yang dikhawatirkan akan terjadi klaster baru pandemi Covid pada saat penyelenggaraan pemungutan suara pada pilkada nanti. Ini yang kita usahakan,” paparnya.

Anggota DPR Fraksi PPP daerah pemilihan asal Riau itu juga menjelaskan, pada saat pencoblosan pasien isolasi akan didatangi petugas KPU dari masing-masing daerah menggunakan perlengkapan lengkap standar Covid-19.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Mengharukan…Wakapolres Subang Bangun Rumah Tidak Layak Huni Milik Kopka Hamim

Subang – Kopka Hamim Mulyono salah satu Anggota Koramil Purwadadi yang baik dalam penugasan, namun disatu sisi kehidupan pribadinya cukup memprihatinkan, dimana yang bersangkutan...

Kades Tanjung Siang Subang Dukung Komjen Listyo Jadi Kapolri

SUBANG //- Pencalonan Kepala Bareskrim (Kabareskrim Polri) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Subang. Masyarakat Kabupaten Subang...