27.2 C
Jakarta
Senin, Maret 1, 2021

Eks Capim KPK Johanis Jadi Kajati Jambi dan Jonny Kajati Sulbar, Jaksa Agung Minta Terapkan Hidup Sederhana

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

 

Propublik.id, Jakarta-Jaksa Agung Burhanuddin sah melantik mantan calon Pimpinan KPK Johanis Tanak sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi dan Jonny Manurung sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

Johanis mengantikan Judhy Sutoto, yang ditunjuk sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badiklat Kejaksaan. Sedangkan Jonny mengantikan Darmawel Aswar, yang ditunjuk sebagai Direktur Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya pada Jampidum.

Sementara Aditia Warman, ditunjuk sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur I pada Jamwas.

Jaksa Agung Burhanuddin meminta kepada pejabat eselon II yang dilantik untuk mampu memimpin dirinya sendiri, terbuka terhadap masukan dan kritik, serta menghargai semua pihak termasuk bawahan.

“Terlebih memiliki kepribadian yang kuat, bertanggung jawab, dan memiliki kemauan untuk menuntaskan pekerjaan. Serta yang terpenting adalah tidak henti-hentinya belajar untuk meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam upaya menguasai dan menyesuaikan dengan kemajuan teknologi, maupun perkembangan ilmu pengetahuan,” pesan Burhanuddin pada pelantikan di Kejagung, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Burhanuddin juga ingatkan kepada jajarannya untuk mengawasi dan menindak oknum-oknum yang mengatasnamakan pimpinan untuk mengambil keuntungan dengan cara meminta proyek maupun fasilitas kepada pemerintah daerah.

Jaksa Agung mengambil Sumpah jabatan eselon di Lingkungan Kejaksaan, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Dia pun meminta agar jajaranya memberikan Pendapat Hukum dan Pendampingan Hukum dengan berlandaskan profesionalisme dan prinsip kehati-hatian. Lanjut dia, jangan sampai tugas dan kewenangan tersebut dijadikan pembenaran dan menjadi tempat berlindung pihak-pihak tertentu.

“Jaga citra dan marwah institusi. Camkan baik-baik, bahwa setiap perilaku dan perbuatan kita mengandung konsekuensi. Untuk itu, Jauhi diri dari berbagai perbuatan tercela, penyelewengan, maupun praktik-praktik korupsi. Tumbuhkan semangat untuk menjaga kewibawaan Kejaksaan RI melalui kerja dan perbuatan positif,” tegasnya.

Kepada pimpinan Kejaksaan diwilayah dia menghimbau untuk manfaatkan media sosial dengan baik dan bijak, serta hindari memposting hal-hal yang memamerkan kemewahan, menyinggung SARA, dan hal-hal yang tidak bermanfaat lainnya.

“Teknologi harus menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi segenap aparat dan keluarga Kejaksaan,” papar dia.

Dia juga menghimbau kepada jajaranya untuk senantiasa menerapkan pola hidup sederhana, sebagaimana yang tertuang dalam Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana.

“Tumbuhkan dan pelihara soliditas, serta jauhi sikap egosektoral. Perkuat sinergitas dan koordinasi yang utuh antar masing-masing bidang, guna optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan,” tandas dia.

Selain itu Buhanudin juga melantik Ranu Miharja, sebagai Inspektur I pada Jaksa Agung Muda Pengawasan yang sebelumnya sebagai Kepaoa Kejati Bangka Belitung. Lalu, Didik Istiyanta, sebagai Direktur Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan pada Jamintel.

Kemudian, Yudi Handono, sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara dan Tindak Pidana Umum Lainnya pada Jampidum yang sebemunya sebagai Keoala Kejati Maluku. Sedangkan I Made Suarnarwan, ditunjuk sebagai Kepala Kejati Bangka Belitung, sementara. Heffinur, sebagai Kepala Kejati Lampung dan Rorogo Zega, ditunjuk sebagai Kepala Kejati Maluku.

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...