31.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Erick Thohir: Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta-Keluhan seputar naiknya pembayaran tagihan listrik yang disampaikan sejumlah pelanggan akhirnya ditanggapi Menteri BUMN Erick Thohir. Dia menjelaskan, naiknya tagihan listrik ada kaitan dengan pandemi covid-19.

“Pencatatan yang biasanya bulanan tapi karena kemarin ada Covid tidak tertagihkan. Dia baru ditagihkan pada bulan pencatatan bisa dilakukan,” papar Erick Thohir saat konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Dia menambahkan kehebohan yang diberitakan sebelumnya terjadi karena nilai fantastis yang terjadi dalam sejumlah tagihan listrik bulan ini. Tapi, pelanggan yang mengeluhkan menyembunyikan fakta bahwa ada bulan-bulan tagihan listrik tidak dibayar.

“Kan bukan naik (tarif dasar),” ujar Erick.

Menurut Erick, PLN sudah memberikan solusi untuk masalah ini. Pelanggan diperkenankan mencicil pembayaran tagihan dalam tiga kali pembayaran. Periode pembayaran diberikan selama tiga bulan ke depan.

Sebelumnya, muncul berbagai keluhan masyarakat terkait naiknya tagihan listrik bulanan. Sejumlah warga mulai dari ibu rumah tangga, artis hingga politisi bahkan menunjukkan jumlah tagihan yang fantastis melalui media sosial.

Berita Terkait

Berita Terkini

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...

Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas Hingga 10.000 Hektare

Propublik.id, Sumba Tengah, NTT -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan luas lumbung pangan atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan...