‘Media Adalah Pahlawan di Masa Pandemi’, Kata Menkes Setelah Lama Menghilang dari Pemberitaan

Jakarta, Propublik.id – Setelah lama menghilang, Menteri Kesehatan sekaligus Wakil Ketua Pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Terawan Agus Putranto, akhirnya menyempatkan diri untuk menerima kunjungan wartawan, dimana ia mengingatkan peran penting media massa dalam menangkal hoaks dan berita menyesatkan terutama ditengah masa pandemi COVID-19.

Ramai dibicarakan di sosial media, bahkan Najwa Shihab, pembawa acara Mata Najwa pernah mengatakan menunggu kehadiran sang menteri di acaranya selama enam bulan, akhirnya dokter Terawan berkenan menerima kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesai PWI Pusat yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari di kantornya di  Kementrian Kesehatan Jumat (02/10) di Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dalam diskusi dengan PWI Pusat, ia mencontohkan salah satu keberhasilan pemerintah di negara lain dalam menekan laju pandemi adalah peran penting para insan media yang juga secara berimbang memberitakan positif terkait perkembangan Covid-19.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, menerima kunjungan Pengurus PWI Pusat (2/10).

“Media adalah pahlawan bangsa seperti di masa pandemi ini, di saat bangsa membutuhkan pikiran dan tenaga mereka untuk mengatasi penyebaran Covid-19,” jelasnya, seraya menambahkan pemberitaan yang baik dan benar sangatlah berperan terhadap persepsi publik terkait penanganan pandemi Covid-19 yang telah meluluh lantakkan berbagai sendi kehidupan dan perekonomian.

“Pers punya peran yang signifikan dalam rangka menghambat laju corona, tentu dengan memberitakan kabar yang benar tentang Pandemi. Kita ambil contoh Keberhasilan beberapa negara di luar seperti Singapura dan negara lain berkat Pers yg membela Negaranya lewat pemberitaan yang benar pandemi bisa dilawan,” jelas Terawan.

“Bukan malah memperkeruh dan membuat gaduh” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Terawan juga mengatakan bersedia dalam diskusi Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilihan Umum PWI yang dilaksanakan jelang Pilkada Serentak 9 Desember.

Baca Juga :  Dana Penanganan Covid Rp 800 Triliun Minim Penyaluran?

Atal S. Depari yang mewakili PWI mengatakan wartawan anggota PWI siap membantu pemerintah untuk menangani penyebaran Covid-19.

Sebelumnya Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, sebanyak 5.800 wartawan di seluruh Indonesia akan ikut dilibatkan dalam upaya perang melawan Corona. Para wartawan akan bertugas dalam penyampaian pesan positif dan faktual terkait perubahan perilaku.

“Satgas bersama PWI kerja sama untuk pelibatan 5.800 wartawan dari seluruh provinsi dari Aceh sampai Papua,” katanya, dalam Webinar Mappilu PWI Kamis (1/10).

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa komentarmu?