33.2 C
Jakarta
Minggu, Februari 28, 2021

Webinar Tentang New Normal Industri Keuangan Digelar Iconomics Award 2020

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id | Jakarta — Peran sektor finansial saat ini begitu krusial dalam perannya menjalankan program pemerintah, demi menjaga kestabilan ekonomi nasional dan menekan penyebaran Covid-19. Bersamaan dengan itu, pandemi memberi dampak tekanan yang luar biasa terhadap sektor jasa keuangan.

Ibarat bangunan, sektor jasa keuangan berperan seperti tiang yang menyangga perekonomian, oleh sebab itu kesehatan dan ketangguhan perusahaan-perusahaan jasa keuangan menjadi salah satu hal yang penting.  Iconomics sebagai bagian dari entitas bisnis informasi dan komunikasi memiliki tanggung jawab mendukung sektor ini tetap berdiri kokoh. Sebagai bagian dari dukungan kami kepada sektor jasa keuangan, Kami memberikan apresiasi kepada sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, pembiayaan (multifinance) dan pergadaian melalui “20 Pilar Finansial Indonesia Award 2020” dan webinar “Peluang dan Tantangan Industri Keuangan dengan Menakar Ketahanan dan Kekuatan di Babak Kenormalan Baru”.

Dalam kesempatan ini Iconomics mengapresiasi perusahaan jasa keuangan, apresiasi 20 Pilar Finansial Indonesia Award 2020 ini dilakukan secara virtual mengingat kondisi saat ini. “Kami sangat mengapresiasi peran-peran dari perusahaan-perusahaan jasa keuangan di tengah tekanan dampak Covid-19. Mulai dari dukungan pelonggaran pembayaran kredit atau pembiayaan hingga peran sosial turut membantu masyarakat menghadapi Covid-19,” kata Founder & CEO Iconomics Bram S Putro.

Ada 2 tahap proses menentukan 20 perusahaan finansial yang masuk dalam 20 Pilar Finansial Indonesia. Tahap pertama dilakukan media monitoring & intelligence media monitoring untuk menangkap peran, kontribusi, dukungan dan dampak dari langkah-langkah perbankan, multifinance dan pergadaian. Media intelligence dilakukan sebagai tahapan memperkuat hasil dari media monitoring yang dilakukan oleh tim Iconomics.

Tahap selanjutnya adalah pengumpulan data dan informasi oleh redaksi, dengan mengelompokkan besar kecilnya kontribusi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan jasa keuangan tersebut. Baik kontribusi dalam dukungan ekonomi melalui restrukturisasi kredit/pembiayaan, bantuan untuk kelompok terdampak Covid-19 dan lain-lain. Adapun periode yang digunakan dalam riset ini dari Januari hingga Mei 2020.

Perusahaan penerima 20 Pilar Finansial Indonesia Award 2020, adalah sebagai berikut : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk, PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank BNI Syariah, PT Mandiri Taspen, PT Indomobil Finance Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, PT Wahana Ottomitra Multiartha, PT CIMB Niaga Auto Finance, PT Pegadaian (Persero), PT BCA Finance, PT Akulaku Finance Indonesia (Akulaku), PT Astra Sedaya Finance, PT Federal International Finance.

Dalam sambutannya pada pembukaan webinar, Bram S. Putro mengatakan, “masalah saat ini adalah masalah yang harus diselesaikan secara bergotong royong. Pemerintah dengan pihak swasta harus saling memperkuat, tentunya dengan porsinya masing-masing. Oleh karena itu, Iconomics juga menyelenggarakan webinar dengan harapannya berbagi perspektif dan langkah dari para pembicara yang hadir dalam webinar dengan tema Peluang dan Tantangan Industri Keuangan dengan Menakar Ketahanan dan Kekuatan di Babak Kenormalan Baru. Harapannya akan menjadi energi positif untuk semua yang hadir dalam acara sore ini”.

Webinar dengan tema “Peluang dan Tantangan Industri Keuangan dengan Menakar Ketahanan dan Kekuatan di Babak Kenormalan Baru” tersebut, turut menghadirkan sejumlah pembicara antara lain : Darmin Nasution (Gubernur BI periode 2010 -2013), Halim Alamsyah (Ketua Dewan Komisioner LPS) yang diwakili oleh Iman Gunadi (Direktur Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan), Royke Tumilaar (Direktur Utama Bank Mandiri), dan Hafid Hadeli (Direktur Utama Adira Finance). Acara webinar dan award tersebut dapat disaksikan secara langsung atau rekamannya melalui channel Youtube Iconomics TV di https://www.youtube.com/watch?v=EY1lVJZUGb0 .

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...