31.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Ini Langkah Kerja Sama Ekonomi ASEAN+3 Menghadapi COVID-19

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Hal itu ditekankan Mendag Agus saat menghadiri The Special ASEAN Plus Three Economic Ministers’ (AEM+3) Virtual Conference Meeting on COVID-19 Responses, pada hari Kamis (4/6).

“Perlu adanya penguatan kerja sama antara ASEAN, RRT, Jepang, dan Korea untuk memulihkan kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan dan keberlanjutan perekonomian di kawasan ASEAN Plus Three di masa yang akan datang,” ujar Mendag Agus.

Menurut Mendag Agus, pertemuan yang digelar secara virtual tersebut bertujuan saling tukar
informasi membahas upaya menghadapi dampak COVID-19 dan mengoperasionalisasikan instruksi para Kepala Negara/Pemerintahan dalam pertemuan Special ASEAN Plus Three Summit on COVID- 19 pada April lalu.

“Kunci mengatasi dampak pandemi secara efektif adalah dengan mempererat kerja sama dan
kolaborasi di level bilateral, regional, maupun global. Kerja sama regional dapat ditingkatkan lebih luas lagi guna menangani tantangan saat ini dan mempersiapkan diri menghadapi era pasca pandemi,” kata Mendag Agus.

Mendag menuturkan, pertemuan ini mengesahkan “ASEAN Plus Three Economic Ministers’ Joint Statement on Mitigating the Economic Impact of the Covid-19 Pandemic” yang memuat sejumlah langkah kerja sama ekonomi antara Negara-negara ASEAN Plus Three dalam menghadapi COVID-19.

Pertama, menjaga perdagangan dan investasi tetap terbuka serta memfasilitasi aktivitas
perdagangan untuk memperkuat rantai pasok regional (regional value chain/RVC) dan menjaga ketersediaan arus barang-barang dan jasa yang esensial.

Kedua, mendorong upaya mengatasi hambatan-hambatan nontarif. Ketiga, memfasilitasi
pergerakan orang dalam rangka bisnis melalui penyusunan pedoman di tingkat nasional dan
bersifat sukarela, sesuai dengan kepentingan dan ketentuan nasional, serta tidak bertentangan dengan upaya penanganan penyebaran virus.

Keempat, mendukung UMKM dan sektor-sektor yang terkena dampak, dan mendorong mereka memanfaatkan teknologi dan ekonomi digital. Kelima, bersama-sama mendukung penyelesaian RCEP secara penuh pada tahun ini.

“Adanya pernyataan bersama Menteri Ekonomi ASEAN Plus Three ini akan dapat memberikan arahan di level senior economic official dalam mengimplementasikannya ke dalam Rencana Aksi,” pungkas Mendag Agus.

Berita Terkait

Berita Terkini

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...

Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas Hingga 10.000 Hektare

Propublik.id, Sumba Tengah, NTT -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan luas lumbung pangan atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan...