31.7 C
Jakarta
Selasa, November 24, 2020

Jasa Marga Bangun Empat Parkir Darurat di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated)

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id | Bekasi — Peningkatan layanan darurat di jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) terus dilakukan Jasa Marga, dengan membangun empat tempat parkir darurat di jalan tol layang itu.

Melalui anak usaha PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, yakni PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), telah memulai pembangunan sejak bulan Agustus 2020 dan ditargetkan selesai pada Februari 2021. Keempat Emergency Parking Bay berlokasi di Km 21+000 dan Km 41+500 untuk arah Cikampek serta Km 39+500 dan Km 22+500 untuk arah Jakarta.

“Diharapkan adanya Emergency Parking Bay ini, kendaraan yang mengalami gangguan tidak menganggu bahu jalan dan lajur utama sehingga menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi. Selain itu, nanti juga akan ada penambahan fasilitas pelayanan pengguna jalan seperti penyediaan toilet portable pada momen-momen tertentu seperti periode arus mudik dan balik Lebaran atau Natal dan Tahun Baru,” ungkap Direktur Utama PT JJC Vera Kirana. Emergency Parking Bay ini akan menjadi lokasi perhentian dalam kondisi darurat dan safe zone untuk menunggu datangnya bantuan dari petugas Mobile Customer Service (MCS) Jasa Marga. Setiap Emergency Parking Bay memiliki kapasitas untuk menampung enam hingga tujuh kendaraan dalam satu waktu bersamaan.

Tak hanya itu, Vera menjelaskan pembangunan empat Emergency Parking Bay ini semakin melengkapi Emergency Plan sebagai pelayanan keselamatan di jalan tol, di antaranya adalah delapan Emergency Opening (bukaan median), delapan Emergency Access (tangga darurat) serta dua Emergency Exit (akses keluar darurat) sebanyak satu lajur di masing-masing jalur arah Jakarta dan arah Cikampek.

Vera menambahkan, dalam membangun Emergency Parking Bay ini, PT JJC senantiasa memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. “Untuk Emergency Opening yang dilengkapi dengan Emergency Access sudah 100% selesai dilaksanakan, sedangkan untuk Emergency Exit masih dalam tahap desain pembangunan. Pelayanan di jalan tol ini juga dilengkapi dengan armada operasional, yaitu mobil derek, patroli jalan raya, patroli layanan jalan tol, rescue, dan ambulance sehingga pengguna jalan tol merasa aman dan nyaman,” papar Vera.

Selain itu, pengamanan selama kontruksi untuk perlindungan Pengguna Jalan Tol dan para Pekerja Konstruksi juga dilakukan. Sehingga lokasi bahu luar jalan tol (bahu jalan sebelah kiri) akan dipasang pengamanan berupa barrier sepanjang kurang lebih 70 meter yang akan dilaksanakan secara bertahap di empat lokasi mulai bulan November 2020 sampai Januari 2021.

“Kami juga akan menyiapkan petugas untuk pengaturan lalu lintas, terutama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah,” jelas Vera. Dia menegaskan tidak ada pengurangan kapasitas lajur selama masa kontruksi, sehingga pada jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated tetap beroperasi penuh dua Lajur di masing-masing arah. Pengguna jalan tol tetap diminta berhati-hati saat melintas di lokasi kontruksi.

Editor: Dwi Chrstianto

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Realisasi Penerimaan Pajak Hingga Oktober Rp 991 triliun

  Propublik.id, Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam paparan terkait kondisi APBN Oktober 2020 menjelaskan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2020 mencapai Rp 991 triliun. "Ini...

Adaptasi Baru Jadi Peluang untuk IKM Kosmetik

Propublik.id, Jakarta-Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menilai pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru membawa perubahan pola hidup...