31.7 C
Jakarta
Selasa, November 24, 2020

Jasa Marga Segera Terapkan Tarif Teritegrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id | Jakarta — Manajemen PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. segera menerapkan keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menerapkan tarif terintegrasi jalan tol Jakarta-Cikampek.

“Penerapan tarif terintegrasi ini akan berlaku mulai 15 Desember 2020, kami harapkan berlaku sebelum ulang tahun, yakni satu tahun sejak beroperasi tanpa tarif. jadi sebelum itu bisa diberlakukan,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S  Atmawidjaja, Rabu (11/11/2020), melalui keterangan pers video.

Pemerintah pun telah mempertimbangkan berbagai masukan untuk memutuskan tarif terintegrasi antara Tol Layang jakarta-Cikampek dan Tol jakarta-Cikampek. “Kami berharap ada eseimbangan antara publik dan privat. Karena pemerintah meminta PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaksanakan tugas untuk membangun investasi baru (dibidang pembangunan jalan tol-Red) lainnya,” papar Endra.

Setali tiga uang, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kemen PUPR Danang Parikesit juga meminta agar para pengguna jalan tol, memahami penyesuaian tarif jalan tol terintegrasi Jakarta-Cikampek. “Kami sudah mempertimbangkan dan melakukan penelitian terhadap daya beli masyarakat dan beban biaya jalan tol per-kilometer di Jakarta-Cikampek, saat ini tarif masih berkisar Rp 275/km. Tairf ini masih lebih murah dibandingkan dengan tarif jalan tol lainnya.” jelas Danang.

Danang menambahkan kebijakan tarif terintegrasi, sudah dibahas matang antara BPTJ bersama stakeholder jalan tol lainnya. “Ini suatu kebijakan yang mudah-mudahan bisa diterima publik, semoga bisa dipahami ke depannya. Karena akan diberlakukan keseimbangan tarif antara jarak yang pendek, menengah dan panjang” kata Danang.

Seiring dengan itu, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan pengintegrasian tarif di jalan tol layang dan jalan tol Jakarta-Cikampek, akan terbagi menjadi empat wilayah. Subakti memastikan, masing-masing wilayah memiliki tarif berbeda untuk kendaraan golonggan I hingga V (seperti tabel di bawah ini-Red).

Skema tarif terintegrasi Jalan tol Layang II Jakarta-Cikampek dan jalan tol Jakarta-Cikampek. (Foto: JM)

Wilayah 1 dari Jakarta IC-Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur tarif kendaraan golongan 1 saat ini Rp 1.500,- menjadi Rp 4.000,-. Untuk wilayah 2 dari Jakarta IC-Cikarang Barat. Kemudian wilayah 3 dari Jakarta IC-Karawang Timur dan wilayah 4 tarif terjauh yakni Jakarta IC-Cikampek.

Sebelumnya jalan tol layang Jakarta-Cikampek sudah dioperasikan tanpa tarif sejak Desember 2019. Sehingga dengan keputusan ini, jalan tol layang Jakarta-Cikampek akan memiliki tarif Rp 20.000′- untuk tiap kendaraan golongan 1 (kendaraan sedan dan minibus kecil).

Editor: Dwi Christianto

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Realisasi Penerimaan Pajak Hingga Oktober Rp 991 triliun

  Propublik.id, Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam paparan terkait kondisi APBN Oktober 2020 menjelaskan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2020 mencapai Rp 991 triliun. "Ini...

Adaptasi Baru Jadi Peluang untuk IKM Kosmetik

Propublik.id, Jakarta-Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menilai pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru membawa perubahan pola hidup...