31.7 C
Jakarta
Selasa, November 24, 2020

Jumlah Penumpang Penerbangan Di 15 Bandara AP I Naik 16,9 Persen di Bulan Oktober 2020

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id | Jakarta — Jumlah lalu lintas (trafik) penumpang yang menggunakan jasa penerbangan di 15 bandara Angkasa Pura I (AP I) mengalami pertumbuhan cukup signifikan mencapai 16,9 persen, pada bulan Oktober 2020.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (AP I) Persero, Faik Fahmi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (04/11/2020) mencatat, terdapat peningkatan dari 1.853.378 penumpang pada September menjadi 2.168.075 penumpang pada Oktober 2020.

Tak hanya itu, trafik pesawat juga tumbuh dua digit sebesar 10,9 persen dari 27.009 pergerakan pada September menjadi 29.975 pergerakan pada Oktober, dan trafik kargo tumbuh tipis 2,4 persen dari 37.075.502 kg pada September menjadi 37.988.411 kg pada Oktober. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah atas stimulus yang diberikan kepada sektor transportasi udara sebagai bagian dari upaya program Pemulihan Ekonomi Nasional,” papar Faik.

Dia menilai peningkatan trafik penumpang Oktober 2020, menunjukkan tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara semakin pulih. Peningkatan trafik itu juga didorong oleh stimulus pelayanan jasa penumpang pesawat udara atau passenger service charge yang diterapkan Pemerintah mulai 23 Oktober lalu, bertepatan dengan momen libur panjang cuti bersama Maulid Nabi pada 28 Oktober – 1 November 2020.

Hal ini menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan trafik pada Oktober dan awal November. Pada periode ini trafik penumpang mencapai 453.556 penumpang, tumbuh 17,9 persen dibanding periode minggu sebelumnya (21-25 Oktober) yang hanya sebesar 384.535 penumpang. “Puncak arus mudik libur panjang terjadi pada 28 Oktober dengan trafik di 15 bandara AP I mencapai 103.506 penumpang dan puncak arus balik terjadi pada 1 November, dengan trafik mencapai 109.725 penumpang,” terang Faik.

Faik mengungkapkan, trafik penumpang tertinggi pada Oktober 2020 terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 543.534 penumpang, diikuti Bandara Juanda Surabaya 439.478 penumpang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 231.207 penumpang.

Faik menambahkan, untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan udara, AP I juga telah menyediakan fasilitas rapid test di 11 bandaranya dengan biaya Rp85.000,- di 8 bandara besar.

“Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru. Penyediaan fasilitas rapid test ini juga dilakukan dengan konsistensi penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di bandara sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan perjalanan udara melalui bandara-bandara AP I,” jelas Faik.

Manajemen AP I mencatat total trafik penumpang di 15 bandara AP I, periode Januari-Oktober 2020 mencapai 26.728.218 penumpang dengan prediksi trafik hingga akhir tahun ini mencapai sekitar 29 juta atau 30 juta penumpang.

Editor: Dwi Christianto

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Realisasi Penerimaan Pajak Hingga Oktober Rp 991 triliun

  Propublik.id, Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam paparan terkait kondisi APBN Oktober 2020 menjelaskan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2020 mencapai Rp 991 triliun. "Ini...

Adaptasi Baru Jadi Peluang untuk IKM Kosmetik

Propublik.id, Jakarta-Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menilai pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru membawa perubahan pola hidup...