Ketua DAP Wil. III Dobera Mananwir Paul F. Mayor (kiri) saat menerima Penghargaan didampigi Yusuf, mantan Kajati Papua Barat. ist
Ketua DAP Wil. III Dobera Mananwir Paul F. Mayor (kiri) saat menerima Penghargaan didampigi Yusuf, mantan Kajati Papua Barat. ist

Kapolresta Sorong Didesak Ungkap Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Rumah

ProPublik.id, Jakarta-Masyarakat Adat desak Polri mengungkap kasus pembunuhan seorang warga di Jalan Pendidikan KM. 8, Kota Sorong, Papua Barat dan pembakaran sejumlah Rumah Warga yang terjadi selama ini.

“Kami minta segera diungkap dan tangkap pelaku-pelaku tersebut. Kota Sorong harus aman, maka Kamtibmas di Kota Sorong segera dipulihkan dengan segera selesaikan kasus ini,” kata Mananwir Paul Finsen Mayor, selaku Ketua Dewan Adat Papua Wil. III Doberay/Papua Barat kepada ProPublik.id, Jakarta, Sabtu (17/8/2020).

Penerima Penghargaan dari Kejati Papua Barat itu meminta jajaran Polresta Sorong agar segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku-pelaku pembunuhan dan juga pelaku pembakaran rumah warga yang mengalami kerugian begitu besar tesebut.

“Hal ini untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Jangan ada lagi tindakan-tindakan anarkis yang berujung jatuhnya korban jiwa dan kehilangan harta benda yang diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Dewan Adat Papua wilayah Doberay/Papua Barat sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua yang memperjuangkan Hak-hak Dasar Masyarakat Adat Papua sesuai dengan UUD 1945 Pasal 18 B, UU No. 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Papua, Keputusan-Keputusan Kongres Rakyat Papua Tahun 2000, Keputusan-Keputusan Konfrensi Besar Masyarakat Adat Papua.

“Dengan ini, mendesak Kapolresta Sorong Segera Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pelaku Pembakaran sejumlah Rumah warga, Kami akan ikuti kasus ini sampai dimana kinerja Pak Kapolresta dalam pengungkapan kasus Pembunuhan dan Pembakaran Rumah warga ini,” tegasnya.

Kata dia, Kota Sorong sebagai Kota bersama harus di jaga bersama-sama. Jangan ada lagi tindakan brutal dari kelompok tertentu untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Sorong.

Editor: Edward Panggabean

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa komentarmu?