26.5 C
Jakarta
Jumat, Januari 22, 2021

Kejaksaan Buka Sangahan Bagi CPNS Tidak Memenuhi Kualifikasi

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jakarta-Jaksa Agung Muda bidang Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono mengatakan Panitia Penerimaan CPNS Kejaksaan RI secara terbuka melayani sanggahan dari peserta yang tidak masuk kualifikasi, dengan menyiapkan jawaban secara transparan pada hari ini, Rabu, 4 November 2020.

“Terkait adanya pihak-pihak yang merasa keberatan terhadap hasil seleksi CPNS Kejaksaan Tahun 2019 yang sampai dengan pukul 18.00 WIB hari Selasa, 3 November 2020 telah menerima sebanyak 621 orang peserta seleksi CPNS Kejaksaan yang menggunakan hak sanggah yang terdiri dari berbagai sumber kelulusan,” ungkap Bambang selaku Ketua Panitia CPNS Kejaksaan RI saat ditemui ProPublika.id.

Dia mengakui penerimaan calon pegawai tahun 2019 sebanyak 5.203 formasi CPNS. Dimana telah dilakukan tahapan SKB terhadap 8.797 peserta yang dinyatakan lolos SKD, meliputi tes kesehatan, keterampilan, psikotes hingga wawancara yang dilaksanakan secara profesional sesuai bidang keahliannya oleh pihak ketiga dari masing-masing wilayah.

“Memang ada beberapa peminat yang kosong seperti formasi dokter spesialis. Sedikit yang melamar,” ucapnya.

Pelaksanaan ujian tersebut kata dia, dilakukan dengan mengingat tugas dan wewenang Kejaksaan sebagai aparatur penegak hukum yang seringkali dihadapkan pada tantangan-tantangan penegakan hukum baik yang bersifat psikis maupun fisik, sehingga pegawai yang diterima merupakan pegawai yang tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis semata tetapi juga kesehatan fisik yang prima, kematangan jiwa, integritas maupun kemampuan dan potensi yang masih bisa dikembangkan pada masa yang akan datang.

“Jadi penerimaan CPNS ini untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM ) Kejaksaan yang profesional dan berintegritas maka akan diawali dengan kebijakan rekrutmen yang baik pula. Oleh karenanya, dalam hal perencanaan rekrutmen didasarkan pada hasil Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja (Anjab/ABK) yang dilaksanakan pada tahun 2017 dan 2018,” ungkap dia.

Kata BSR kerap disapa, Kejaksaan juga membuat aplikasi e-scoring melalui laman www.rekrutmen.kejaksaan.go.id/scoring, yang ditujukan agar penilaian keterampilan dan wawancara lebih obyektif dan transparan.

Lanjut BSR hasil pengumuman seleksi mengedepankan transparansi, dimana setiap tahapan dilakukan rekonsiliasi data terlebih dahulu dengan BKN selaku Panselnas. Bahkan untuk menjamin obyektifitas, peserta CPNS Tahun 2019 yang merasa berkeberatan dengan hasil seleksi dapat menggunakan haknya untuk mengajukan sanggahan secara online melalui Aplikasi SSCN BKN yang telah ditetapkan oleh Panselnas pada 1 sampai 3 November 2020.

“Untuk selanjutnya Panitia Kejaksaan akan secara terbuka melayani setiap sanggahan dari peserta dengan menyiapkan jawaban secara transparan pada, 4 November 2020,” tuturnya.

Dengan demikian tegas Bambang tidak ada lagi adanya keterlibatan “orang dalam” yang dapat mengatur kelulusan atau merubah ranking, karena pelaksanaannya melibatkan pihak ketiga yang telah dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel.

Editor: Iman More

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Mengharukan…Wakapolres Subang Bangun Rumah Tidak Layak Huni Milik Kopka Hamim

Subang – Kopka Hamim Mulyono salah satu Anggota Koramil Purwadadi yang baik dalam penugasan, namun disatu sisi kehidupan pribadinya cukup memprihatinkan, dimana yang bersangkutan...

Kades Tanjung Siang Subang Dukung Komjen Listyo Jadi Kapolri

SUBANG //- Pencalonan Kepala Bareskrim (Kabareskrim Polri) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Subang. Masyarakat Kabupaten Subang...