31.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Kementerian PUPR Bidik Kabupaten Jombang Dalam Pengurangan Emisi

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jawa Timur– Kabupaten Jombang masuk dalam proyek besar di Indonesia dalam Program Pengurangan Emisi di Perkotaan, Manajemen Persampahan atau Emission Reduction in Cities Proframme (ERiC), Solid Waste Management for Jombang Regency.

Selain Jombang yang masuk dalam proyek besar pengurangan emisi untuk perkotaan di Indonesia, diantaranya adalah Jambi 70%, Malang 84%, Sidoarjo 85%, dan Jombang. Proyek itu dibiayai oleh Bank Pembangunan Jerman.

Proyek ini berdasarkan tender International antara KFW dan Pemerintah Indonesia untuk mendukung pekerjaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai Konsultan Perencana dan Pengawas. Proyek ini juga ditangani konsultan Fichtner GmbH & Co.KG yang bergerak di bidang energi.

Lingkup pekerjaan ERiC, salah satunya adalah pembangunan fasilitas pemilahan sampah (sorting plant) dan pengomposan (composting plant). Sedangkan lokasi pekerjaan di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Jenis kontrak ini menggunakan kontrak FIDIC PINK Book (unit price) dan FIDIC Yellow Book (lumpsump fixed price). FIDIC singkatan dari Federation International Des Ingenieurs – Conseils International Federation of Consulting Engineers.

“Masa pelaksanaan pekerjaan selama 547 hari kalender atau kurang lebih 18 bulan. Sedangkan masa pemeliharaan selama 730 hari kalendera sejak tanggal serah terima pekerjaan, kurang lebih memakan waktu 24 bulan,” diambil dari materi perencanaan proyek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, saat rapat dengan PUPR Provinsi Jatim, di Ruang Swagata, Pendopo Kabupaten Jombang, pada Kamis (18/6/2020) tadi.

Berita Terkait

Berita Terkini

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...

Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas Hingga 10.000 Hektare

Propublik.id, Sumba Tengah, NTT -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan luas lumbung pangan atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan...