26.3 C
Jakarta
Sabtu, Maret 6, 2021

Kementerian PUPR Terus Bergerak Siapkan Rumah Layak Huni

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta-Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati pada 25 Agustus mengacu pada peristiwa Kongres Perumahan Rakyat Sehat, di Bandung tanggal 25-30 Agustus 1950.

Ketika itu Wakil Presiden Pertama, Mohamad Hatta mengungkapkan, bahwa cita-cita untuk terselenggaranya kebutuhan perumahan rakyat bukan mustahil untuk diwujudkan. Bung Hatta yang juga merupakan Bapak Perumahan Indonesia menegaskan bahwa rakyat berhak mendapatkan penghidupan yang layak berupa hak untuk mendapatkan rumah.

“Pemikiran Bung Hatta menjadi pedoman Pemerintah dari masa ke masa yang tercermin pada kebijakan yang terus berupaya mendorong pemenuhan kebutuhan kepemilikan rumah. Gagasan Bung Hatta tersebut diwujudkan salah satunya melalui Program Sejuta Rumah yang dikawal oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat acara ziarah makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Selasa 25 Agustus 2020 kemarin.

Masih diungkapkan Khalawi, momentum Hapernas diharapkan dapat lebih mendorong kesadaran dari seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan tentang pentingnya pemenuhan hunian yang layak bagi masyarakat.

“Kita semua harus bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat, dan bertindak lebih tepat agar cita-cita Bung Hatta dapat segera diwujudkan. Perjuangan Bung Hatta yang mengupayakan kesejahteraan rakyat melalui pemikiran-pemikiran Beliau di bidang perumahan merupakan suri teladan bagi kita generasi penerus,” ujar Khalawi.

Dijelaskan Dirjen, pemerintah melalui Kementerian PUPR terus berupaya untuk menyediakan rumah sebagai kebutuhan pokok, disamping sandang dan pangan, bagi masyarakat Indonesia.

“Pada tahun 2020, anggaran Ditjen Perumahan Kementerian PUPR setelah refocusing sebesar Rp 7,78 triliun digunakan untuk sejumlah program seperti pembangunan rumah susun sebanyak 1.640 unit, rumah khusus (1.013 unit), rumah swadaya (222.750 unit) dan pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) sebanyak 8.500 unit serta pembiayaan perumahan guna menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dengan demikian, hingga 17 Agustus, serapan anggaran telah mencapai 52,88% dengan progres fisik sebesar 48,40%. Kementerian PUPR juga turut mendukung mitigasi dampak sosial ekonomi COVID-19 melalui program Padat Karya Tunai (PKT) dengan meningkatkan kualitas 214.087 unit rumah tidak layak huni (RTLH) senilai Rp 4,46 triliun dan membangun baru 5.913 unit RTLH senilai Rp 230 miliar.

Putri Bung Hatta, Meutia Hatta menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian dan apresiasi dari Kementerian PUPR yang selalu melakukan ziarah setiap tahunnya dan mendoakan yang terbaik untuk ayahanda.

Menurutnya, Pemerintah telah melaksanakan berbagai program perumahan yang baik untuk mendorong terujudnya pemikiran Bung Hatta untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya pribadi mengapresiasi program perumahan Pemerintah. Memang betul, kami bisa merasakan sendiri betapa pentingnya rumah yang layak, khususnya selama Pandemi COVID-19. Kami melihat Kementerian PUPR sudah memiliki program-program untuk membangun rumah yang layak, yang responsif terhadap masalah Pandemi ini agar penyebarannya bisa terjaga,” tutur Meutia Hatta.

Ziarah makam Bung Hatta merupakan serangkaian acara peringatan Hapernas yang setiap tahun dilakukan untuk mengingat, mengenang dan meneladani jasa-jasa Bung Hatta, khususnya dalam bidang perumahan.

Pada peringatan Hapernas Ke-XIII Tahun 2020, sejumlah kegiatan juga dilaksanakan diantaranya lomba foto perumahan, webinar seputar program perumahan serta pameran rumah perumahan rakyat yang dilaksanakan secara virtual pada 25 – 29 Agustus 2020.

Editor: Iman More

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Sandyakalaning Trah Cikeas

Bolehlah sementara Rakyat indonesia lanjutkan mimpi Moeldoko jadi orang nomor satu NKRI pasca pecundangi SBY. Diskursus Politik indonesia unpredictable (tak gampang ditebak) siapa tahu nama Moeldoko mecuat setelah Itu?

Jasa Marga Percepat Waktu Penyelesaian Pekarjaan Rekonstruksi Tahap 1 Simpang Susun Cikunir

Propublik.id, Bekasi, Jabar – Untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan khususnya di Jalan Tol Ruas Jakarta - Cikampek, Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) percepat...