-0.3 C
Munich
Senin, Maret 8, 2021

KKP Bekali Nelayan dengan Ketrampilan Alternatif

Must read

 

Propublik.id, Banten-Ditjen Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan serangkaian program pemberdayaan kepada nelayan di wilayah Serang, Banten. Kegiatan ini diharapkan akan memberikan kemampuan alternatif bagi kelompok nelayan.

Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana menyampaikan program pemberdayaan yang diberikan menyangkut ketrampilan yang berkaitan langsung bidang usaha mereka maupun ketrampilan lain yang mendukung kehidupan nelayan di tengah periode pandemi Covid-19.

“Melalui kegiatan diversifikasi usaha nelayan, rumah tangga nelayan memiliki keanekaragaman usaha sebagai mata pencaharian alternatif selain usaha penangkapan ikan,” kata Ridwan Mulyana, di Serang, Kamis (13/8/2020).

Program ini dijalankan dengan menggandeng sejumlah lembaga dan perusahaan lain, antara lain Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, LPPOM MUI Provinsi Banten, Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU-LPMUKP), BPJS Ketenagakerjaan, PT. XL Axiata Tbk, serta PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), Tbk.

Ridwan mengatakan, untuk menghadapi dampak ekonomi Covid-19, program pemberdayaann nelayan melalui kegiatan pengembangan dan diversifikasi usaha nelayan dan keluarga masing-masing dapat menjadi salah satu solusi. Beragam inovasi usaha nelayan ini juga merupakan bentuk upaya agar para nelayan tidak bergantung pada usaha tunggalnya menangkap ikan saja.

PT XL Axiata menjadi salah satu mitra yang digandeng KKP untuk program ini. XL memperkenalkan kepada nelayan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas. Salah satunya dengan pemanfaatan aplikasi Laut Nusantara. Dengan menggunakan aplikasi ini, nelayan akan mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai posisi ikan di laut.

Selain itu, XL juga memberikan bantuan router GDK (Gerakan Donasi Kuota) untuk pembelajaran jarak jauh (daring) anak-anak nelayan di lokasi sentra nelayan saat pandemi Covid-19.

Di samping pengenalan teknologi digital, kelompok nelayan di Serang juga mendapatkan asistensi pengajuan proposal pendanaan usaha nelayan, pengajuan perlindungan nelayan, bimbingan teknis keselamatan dasar di laut, bimbingan teknis pengenalan teknologi penangkapan ikan menggunakan fish finder, bimbingan teknis inovasi pengolahan ikan asin, serta praktek pengemasan dan merk dagang dalam peningkatan nilai mutu produk perikanan.

Pelaksanaan kegiatan ini digelar selama dua hari, 12 sampai 13 Agustus 2020 di dua lokasi secara bersamaan yaitu di Aula Pertemuan PPN Karangantu, Desa Banten, Kota Serang dan Gedung Aula Politeknik AUP Kampus Serang.

Acara ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari 50 orang nelayan dan 50 orang istri nelayan dari Kecamatan Kasemen. Pelaksanaan kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti cek suhu badan, menjaga jarak, menggunakan masker, dan menyediakan hand sanitizer serta tempat mencuci tangan.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami prinsip-prinsip pengembangan usaha dengan memperhatikan peluang usaha, peningkatan produktiviitas dan nilai tambah produk,” ujar Ridwan.

 

Editor: Edward Panggabean

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article