29.5 C
Jakarta
Minggu, Februari 28, 2021

KLHK Jalin Kerjasama Universitas Brawijaya Dukung Tri Dharma Perguruan Tinggi

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, menyambut baik kerja sama yang secara resmi KLHK dengan Universitaa Brawijaya, pada Selasa 2 Juni 2020 belum lama ini di Ruang Rapat Hasrul Harahap, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

“Kerjasama ini dimaksudkan untuk menegaskan komitmen bersama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan,” ujar Siti dalam keterangan resminya yang dirilis Kehumasan KLHK, Jakarta, Jum’at (5/6/2020).

Tindak lanjut MoU tersebut kata Siti, akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh pejabat yang ditunjuk para Pihak, Bambang juga menargetkan penandatanganan PKS bisa dilakukan sebelum akhir bulan Juni 2020.

“Beberapa hal yang disepakati dan akan ditindaklanjuti antara lain terkait kajian perubahan iklim, pengembangan ekowisata, SDGs, produktivitas hutan, pengendalian kebakaran hutan, KKN tematik, agroforestry dan pembinaan masyarakat sekitar hutan” ujar Bambang.

Bambang berharap bahwa Universitas Brawijaya sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar dan terkemuka di Indonesia bahkan di mata internasional, agar dapat selalu memberikan komitmen untuk dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada dilingkungan kampus secara efektif dan efisien.

“Misalnya dalam berperan aktif tenaga ahli dan guru besar UB mengkaji perubahan iklim, teknik peningkatan produktivitas hutan, model pengendalian kebakaran dan pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Ia pun mengharapkan, kedepannya UB dapat berperan dalam pemulihan ekosistem dengan pendekatan pengelolaan hulu DAS Berantas, dan berperan dalam memfasilitasi kajian lingkungan hidup strategis bersama pemerintah daerah, dan kampus yang mampu melestarikan flora dan fauna.

“Kampus yang ramah lingkungan serta kampus yang mampu membawa warganya untuk mencintai lingkungan, menuju kampus yang sehat, unggul dan sejahtera” imbuh Bambang.

 

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...