25.8 C
Jakarta
Rabu, Februari 17, 2021

KPK Bawa 2 Koper Dari Rumah dinas Walikota Banjar

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jawa Barat– Tim penyidik KPK menggeledah Kantor kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjar, Jawa Barat, sekira pukul 09.30 pagi tadi.

Dari pengeledahan itu tim KPK kelur dari pintu depan dengan membawa 2 Koper yang disegel dari Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Banjar. Salah satu petugas membawa kardus yang isinya terdapat dokumen-dokumen dan seorang petugas lainnya membawa 1 koper yang berwarna hitam.

KPK membagi 2 tim yang sama-sama beraktivitas selama kurang lebih 7 jam itu. Tim yang memeriksa Rumah Dinas Wali Kota Banjar selesai pukul 15.45 WIB.

Plt Juru bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya kegiatan KPK di Banjar. Pihaknya sedang menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PU Banjar tahun 2012 hingga 2017.

“Kami saat ini belum dapat menyampaikan secara detail pihak yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Plt. Juru Bicara Ali Fikri, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Dia menjelaskan, saat ini tim lembaga anti rasuah itu tengah melakukan tahapan pengumpulan alat bukti, dengan memeriksa beberapa saksi dan melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di Kota Banjar tersebut.

Lantaran masih mengumpulkan barang bukti, pihaknya belum menentukan tersangka terkait dugaan perkara korupsi infrastruktur di Kota tersebut, pasalnya, sedang memburu pelaku-pelaku yang diduga bermain dengan proyek tersebut.

“Karena sebagaimana telah kami sampaikan, bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan,” tandas Fikri.

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Berita Terkini

SRW Segera Luncurkan Profesi.io, Platform Manajemen SDM Berbasis Kecerdasan Buatan

SRW&Co., perusahaan jasa konsultan manajemen SDM akan segera meluncurkan sebuah platform manajemen SDM berbasis kecerdasan buatan bernama Profesi.io.

Peringatan HPN 2021, Presiden Ajak Pers Bersama Bangun Harapan dan Optimisme Hadapi Pandemi

Jakarta, ProPublik.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia selama ini dan di masa yang...