25.3 C
Jakarta
Kamis, Februari 25, 2021

Lantik Pengurus ASC, Jaksa Agung: Jaring Potensi Insan Adhyaksa Jadi Atlet Profesional

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jakarta-Adhyaksa Shooting Club (ASC) resmi terbentuk di lingkungan Kejaksaan RI, yang didasari atas kesadaran berolahraga menembak yang sangat strategis terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Jaksa. Pelantikan pengurus ASC di gelar di lapangan tembak Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta, Minggu (19/7/2020).

Menurut Ketua Umum ASC Masyhudi, tugas dan fungsi Jaksa memiliki tantangan di lapangan maupun ancaman dalam pelaksanaan tugas yang begitu besar, meski disisi lain penggunan sarana bela diri berupa senjata api juga memilik resiko tersendiri.

“Oleh karenanya diperlukan wadah yang dapat berorientasi pada peningkatan keahlian, sekaligus kedisiplinan dan
keamanan dalam penggunaan senjata api,” ujar Masyhudi dalam keterangannya.

Lanjut dia, didorong oleh keinginan kuat tersebut, serta adanya dukungan yang diberikan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Muladi yang telah cukup lama merintis lapangan tembak Badan Diklat dan dukungan Kabadiklat Tony T. Spontana, serta izin, arahan dan petunjuk Jaksa Agung Burhanuddin, maka secara parsial beberapa pegawai dengan berkoordinasi dengan Pengda Perbakin Provinsi DKI mulai merintis pembentukan organisasi menembak yang dapat mewadahi pegawai Kejaksaan yang berkehendak menyalurkan hobi sekaligus meningkatkan kemampuannya dalam menembak.

“Kemudian secara konkret, pada tanggal 22 Juni 2020 bertempat di ruang rapat Wakil Jaksa Agung, dilakukanlah Musyawarah Besar ASC yang dipimpin
langsung oleh Wakil Jaksa Agung dan dihadiri sekitar 37 pegawai Kejaksaan RI dan rekan dari Perbakin,” papar dia saat laporan ditengah pelantikan dihadapan Jaksa Agung Burhanuddin, dan Wakil Jaksa Agung serta Kabadiklat.

Mantan Kepala Kajati DI Yogyakarta itu menambahkan, dalam Mubes tersebut secara resmi ditetapkanlah tanggal 22 Juni 2020 sebagai tanggal lahir organisasi ASC, kemudian berturut-turut ditetapkanlah Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta pemilihan ketua organisasi yang secara aklamasi memilih Masyhudi sebagai Ketua Umum

“Sebagaimana tertera dalam AD ART, tujuan dibentuknya ASC adalah menanamkan kesadaran dan
disiplin dalam kegemaran olahraga menembak baik untuk mengolah jasmani, rohani maupun melatih diri
dalam bidang menembak guna mendukung tugas pokok dan fungsi penegakan hukum oleh Kejaksaan
Republik Indonesia serta turut mencapai prestasi olahraga menembak dan ikut serta membina kelestarian alam dan lingkungannya,” ungkapnya.

Adapun, tujuan strategis tersebut, kata Masyhudi difasilitasi dalam sebuah kepengurusan organisasi ASC yang membagi sub bidangnya menjadi : Organisasi, Hubungan Masyarakat, Berburu, Tembak Sasaran, Tembak Reaksi, Dana dan Usaha, Sarana dan
Prasarana.

“Pembagian organisasi tersebut berkaitan erat dengan dukungan jalannya sebuah organisasi dan disiplin ilmu menembak yang meliputi : Bidang Berburu, Bidang Tembak Sasaran dan Bidang Tembak Reaksi,” ujarnya.

Hadirnya ASC dan dilantiknya pengurus di tingkat Kejaksaan Agung, kata Dia, nantinya dalam perkembangan, seperti tertuang dalam AD/ART maka ASC dapat membentuk cabang di wilayah Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia dengan prinsip koordinasi degan pengurus pusat. Perlu kiranya disampaikan pula bahwa pembentukan ASC juga telah berkoordinasi dan
berafiliasi dengan PERBAKIN, oleh karenanya anggota yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) ASC dapat diusulkan kemudian untuk memperoleh KTA PERBAKIN setelah melalui persyaratan kecakapan menembak sesuai yang ditentukan.

“Pengurus ASC optimis bahwa organisasi ini sangat strategis, mengingat banyak pegawai Kejaksaan terutama Jaksa, petugas kamdal maupun unsur pengamanan pimpinan Kejaksaan RI yang dibekali senjata api dinas,” ujarnya.

Lanjut Masyhudi, dari data pada
Jaksa Agung Muda Intelijen, diketahui hingga bulan Mei 2020, daftar pemegang senjata api adalah 81 orang. Sehingga Diharapkan pemegang senjata yang berada didalam wadah organisasi akan semakin meningkatkan kompetensi baik dari sisi psikologis maupun teknik penggunaan senjata api bagi pemegang senjata api dinas, termasuk keamanan dalam pengunaan senjata api.

“Selain itu, dengan adanya organisasi ini maka kami juga berkomitmen untuk mengelola Lapangan Tembak Badiklat Kejaksaan RI ini secara profesional
dengan mengedepankan prinsip keamanan dalam memegang senjata maupun keamanan berada di lapangan tembak tentunya,” tuturnya.

Dengan begitu, ucap Dia, maka Lapangan Tembak Badiklat Kejaksaan RI akan menjadi icon dalam pergaulan olah raga tembak secara nasional. Bahkan menjadi suatu hal yang tidak mustahil lagi nantinya, melalui ASC ini akan ada atlit menembak atau berburu yang berprestasi dari kalangan pegawai Kejaksaan.

” Kami merasa bahagia sekaligus bangga karena telah menjadi bagian dari sejarah terbentuknya kepengurusan organisasi ASC yang pertama kali.” ucapnya.

Masyhudi menjelaskan terbentuknya ASC Kejaksaan RI ini diharapkan dapat menjadi kado istimewa Kejaksaan RI yang dalam waktu dekat akan merayakan HBA ke-60. Selain itu pembentukan ASC ini disamping menyalurkan hobi juga didasari atas kesadaran bahwa olahraga menembak merupakan olahraga yang sangat strategis terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Jaksa, dimana tantangan di lapangan maupun ancaman dalam pelaksanaan tugas yang begitu besar namun disisi lain penggunan sarana bela diri berupa senjata api juga memilik resiko tersendiri.

Sementara itu Jaksa Agung Burhanuddin dalam sambutannya mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan ASC Periode Tahun 2020-2024. Dengan adanya kepengurusan ini, penyelenggaran organisasi dapat berjalan secara terstruktur, efisien, dan efektif guna mewujudkan hal-hal yang telah dipakati bersama.

“ASC hadir sebagai wadah yang menghimpun, membina, dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan olahraga menembak di lingkungan Kejaksaan RI. Hal itu semata-mata ditujukan untuk menanamkan kesadaran dan disiplin dalam kegemaran olahraga menembak baik secara jasmani maupun rohani,” ucap Burhanuddin.

Selain itu ucap Jaksa Agung RI bahwa olahraga menembak dapat melatih mental, emosi, konsentrasi, serta intuisi. Kemampuan itu apabila dilatih dengan baik tentunya dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai aparat penegak hukum.

Selain itu, kata Burhanuddin kehadiran ASC tidak hanya sekadar sebagai sarana untuk menyalurkan kesamaan hobbi menembak semata, melainkan juga menjadi sarana menjaring potensi insan Adhyaksa untuk menjadi atlet profesional di level nasional maupun internasional, sehingga mampu mengharumkan nama institusi kita yang tercinta.

“Mendasari pada tujuan positif yang hendak dicapai organisasi, secara khusus saya instruksikan kepada segenap pengurus ASC untuk senantiasa menjaga soliditas antar sesama pengurus, konsisten dalam mengadakan kegiatan organisasi secara terarah dan berkesinambungan, khususnya dalam mendorong dan membina bakal atlet dan atlet olahraga menembak dari lingkungan Kejaksaan RI,” tegas Jaksa Agung RI.

Karena itu Burhanuddin menyampaikan selamat bertugas kepada pengurus Adhyaksa Shooting Club. Semoga dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab guna memajukan olahraga menembak di lingkungan Kejaksaan RI.

“Semoga Allah Subhanahu Tata’ala, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan keberhasilan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas yang diberikan,” tandas Burhanuddin.

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Berita Terkini

Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas Hingga 10.000 Hektare

Propublik.id, Sumba Tengah, NTT -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan luas lumbung pangan atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan...

Jasa Marga Percepat Waktu Penyelesaian Pekarjaan Rekonstruksi Tahap 1 Simpang Susun Cikunir

Propublik.id, Bekasi, Jabar – Untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan khususnya di Jalan Tol Ruas Jakarta - Cikampek, Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) percepat...