26.1 C
Jakarta
Selasa, Maret 2, 2021

Ledakan di Menteng Diduga Bom Rakitan Low Eksplosif

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jakarta – Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti diantaranya pipa dan plastik terkait ledakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Diduga kuat ada benda yang memicu terjadinya ledakan hingga menyebabkan sebuah mobil Pajero Sport warna hitam meledak.

Menurut Kombes Heru Novianto, posisi ledakan tepat berada di bagian bawah mobil itu. Namun dirinya meyakini ledakannya bersifat kecil dan hanya membuat salah satu ban pecah.”Kita lihat ada pecahan plastik, pipa ada juga. Tapi kalau kita simpulkan ini low eksplosif,” ujar Heru di Jakarta, Minggu (6/7/2020).

Dari keterangan polisi, ada satu sepeda motor yang dikendarai orang tak dikenal melempar benda ke bagian depan mobil. Benda yang diduga bom itu terbungkus plastik membuat suara ledakan yang membuat geger warga sekitar.

Selain plastik, polisi menemukan baterai kotak dan baterai ukuran A2 masing-masing satu buah di sekitar lokasi.

Mengenai hal ini, Heru mengatakan belum bisa memberikan kesimpulan terkait motif terduga pelaku. Namun ia meyakini kejadian ini bukan tindakan terorisme.

“Masih jauh, kalau untuk teroris kita belum menyimpulkan dan butuh pendalaman,” kata dia.

Heru mengungkapkan, korban pemilik mobil itu merupakan seorang pengusaha. Ia tak memungkiri adanya kemungkinan motif serangan karena dendam pribadi dan masih mendalaminya.”Motif kemungkinan dendam pribadi, tapi ini masih kita dalami,” kata dia.

Sejauh ini pihaknya sudah memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan. Polisi sudah membawa berbagai barang bukti termasuk mobil Pajero itu.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...