25 C
Jakarta
Jumat, Februari 19, 2021

Mendag Berikan Piagam Penghargaan untuk Kabareskrim

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta-Menteri Perdagangan Agus Suparmanto kepada Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Perdagangan atas dukungan Polri, khususnya Satgas Pangan dalam mendukung keamanan distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di tengah Pandemi Covid-19.

“Penyerahan piagam ini merupakan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih Kementerian Perdagangan terhadap Polri, khususnya Satgas Pangan dan pelaku usaha atas sinergi yang berjalan baik dalam menjaga stok, distribusi, dan harga bapok tahun ini,” ungkap Agus Suparmanto di Jakarta, Rabu, (26/8/2020).

Mendag menyatakan, selama sejak kemunculan Covid-19 hingga periode adaptasi baru, banyak tantangan yang dihadapi, termasuk dalam mamastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok (Bapok) masyarakat. Gangguan pada alur distribusi dan pasokan bapok. Tantangan tersebut bisa diatasi berkat sinergi Kemendag dan Polri melalui Satgas Pangan.

“Sinergi Kementerian Perdagangan dan Polri ini juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah bagi rakyat Indonesia. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku usaha yang telah mendukung pemerintah,” sambung Mendag.

Selain kepada Kabareskrim, penghargaan juga diberikan kepada 22 perusahaan dan asosiasi usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pokok, pengadaan dan distribusi bapok. Pihak-pihak yang mendapatkan penghargaan adalah Perum Bulog, Perumda Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), Asosiasi Pedagang Gula Indonesia (APGI), Asosiasi Industri Minyak Makanan Indonesia (AIMMI), Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI),

Selain itu ada juga Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo), Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), Asosiasi Pengusaha Impor Daging Indonesia (Aspidi), Asosiasi Distributor Daging Indonesia (ADDI), Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia (Nampa), Pinsar Indonesia, Pinsar Petelur Indonesia, Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia (GAPPI), Gabungan Organisasi Peternak Ayam Indonesia (GOPAN), Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia (APPHI), Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), dan Asosiasi Agribisnis Cabe Indonesia (AACI).

Mendag menyampaikan, pandemi Covid-19 berdampak sangat besar terhadap berbagai sektor usaha. Namun demikian, di tengah pelemahan ekonomi dunia pada kondisi pandemi Covid-19 kinerja perdagangan Indonesia mengalami suplus USD 8,75 miliar.

“Di tengah pandemi dan memasuki era new normal seperti saat ini, banyak hal yang harus kita sesuaikan dengan cepat, baik oleh Pemerintah, pelaku usaha maupun masyarakat. Kinerja perdagangan Indonesia ke dunia pada periode Januari—Juli 2020 mengalami surplus sebesar USD 8,75 miliar patut kita syukuri sebagai suatu capaian bersama di tengah pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia,” jelas Mendag.

Mendag mengungkapkan, perlambatan perekonomian juga dirasakan para pedagang di pasar rakyat yang umumnya mengeluhkan kondisi relatif sepi dan adanya penurunan omzet. Pasar merupakan salah satu denyut perekonomian suatu daerah. Untuk itu, Kemendag telah melakukan langkah-langkah pemulihan aktivitas ekonomi di pasar rakyat melalui penerapan protokol kesehatan.

“Pedagang harus tetap mencari nafkah dengan berdagang dan petani serta nelayan pun harus menyalurkan hasil panen dan tangkapannya ke pasar, karena itu untuk membantu pemulihan aktivitas ekonomi di pasar rakyat, Kemendag mendorong pasar rakyat agar tetap dibuka saat pandemi dengan mengedepankan protokol kesehatan. Selain itu, Kemendag melakukan realokasi serta re-focusing anggaran, salah satunya untuk program pasar rakyat dan UMKM,” jelas Mendag.

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

SRW Segera Luncurkan Profesi.io, Platform Manajemen SDM Berbasis Kecerdasan Buatan

SRW&Co., perusahaan jasa konsultan manajemen SDM akan segera meluncurkan sebuah platform manajemen SDM berbasis kecerdasan buatan bernama Profesi.io.

Peringatan HPN 2021, Presiden Ajak Pers Bersama Bangun Harapan dan Optimisme Hadapi Pandemi

Jakarta, ProPublik.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia selama ini dan di masa yang...