28.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 20, 2021

Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia Cegah Pertikaian Israel-Libanon

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta-Indonesia aktif berpatisipasi dalam pengiriman pasukan perdamaian di bawah payung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke berbagai negara termasuk ke Libanon. Pasukan perdamaian Indonesia di Libanon dengan nama Garuda Indobat XXIII-N/Unifil berhasil mencegah pertikaian bersenjata antara tentara Israel dan Libanon di perbatasan kedua negara pada awal bulan Juni.

Menurut siaran pers yang disampaikan oleh Kabidpeninter Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono pada Minggu, 21 Juni 2020 di Jakarta menjelaskan upaya pencegahan pertikaian bersenjata antara tentara Libanon dan Israel terjadi pada 2 Juni 2020.

“Peristiwa tersebut berawal dari adanya indikasi pertikaian yang akan terjadi dari kedua belah pihak, terlihat tentara Libanon bersenjatakan peluncur granat anti-tank sedang berhadapan dengan dua tank Markava milik Israel di Selatan kota Al Adaysseh, Libanon Selatan,” Kolonel Agus menyampaikan.

Berhadapan dengan kondisi tersebut, komandan kompi Alpha pasukan Garuda Indobat XXIII-N/Unfil Mayor Inf. Handi Wibowo berinisiatif menjalankan prosedur tetap pasukan misi perdamaian PBB dengan melaporkan kejadian dimaksud kepada komandan satuan tugas (dansatgas) dan kemudian menyiapkan tim cadangan cepat (Quick Reserve Team – QRT) berjumlah 23 personel untuk menghadang tank Markava milik Israil, jelas Kol. Agus.

Pada saat bersamaan Dansatgas Garuda Indobat XXIII-N/Unfil Letkol Inf. Prasetyo Ari Wibowo, S.Sos., M.I.Pol menyiapkan personel dan peralatan yang terdiri dari 32 prajurit Kompi Delta, empat Panser Anoa, satu Armored Personnel Carrier (APC), satu Polisi Militer dan dua wanita TNI dari Batallion Mobile Reserve (BMR) untuk sewaktu-waktu dapat digerakkan ke lokasi tentara Libanon dan Israel berada.

Pasukan Garuda Indobat XIII-N/Unfil mendapat informasi dari cabang penghubung bahwa keberadaan tank Markava di perbatasan Libanon-Israel adalah dalam rangka latihan militer di zona biru kedua negara.

Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa tank-tank Israel tersebut telah melewati pagar teknis zona biru perbatasan kedua negara sehingga pasukan Libanon melakukan pergerakkan yang bertujuan untuk menghalau pasukan Israel dari perbatasan.

Tank Markava milik tentara Israel di perbatasan antara Libanon-Israel di Selatan kota Al Adaysseh, Libanon Selatan. (Foto: Puspen TNI)

Pasukan perdamaian PBB TNI melakukan negosiasi dengan tentara kedua negara dan salah satu prajurit Satgas Garuda Indobat XIII-N/Unfil mengibarkan bendera PBB dalam rangka mencegah terjadinya pertikaian bersejata antara Libanon dan Israel pada waktu itu. Negosiasi berhasil dan kontak senjata dapat dihindari.

Tentara Libanon dengan peluncur granat anti-tank di perbatasan Israel-Libanan di Selatan kota Al Adaysseh, Libanon Selatan. (Foto: Puspen TNI).

 

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Berita Terkini

SRW Segera Luncurkan Profesi.io, Platform Manajemen SDM Berbasis Kecerdasan Buatan

SRW&Co., perusahaan jasa konsultan manajemen SDM akan segera meluncurkan sebuah platform manajemen SDM berbasis kecerdasan buatan bernama Profesi.io.

Peringatan HPN 2021, Presiden Ajak Pers Bersama Bangun Harapan dan Optimisme Hadapi Pandemi

Jakarta, ProPublik.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia selama ini dan di masa yang...