Pembunuh Babinsa Pekojan Dituntut 10 Tahun Penjara

Propublik.id, Jakarta – Pembunuh Sersan ASP Babinsa Pekojan Kodim 0503/JB dituntut 10 penjara. Sidang dipimpin Majelis Hakim Ketua Kol. Chk (k) Prastiti Siswayani, SH didampingi Mayor Chk Koswara, SH dan Mayor Chk Samsul Hadi, SH bertempat di Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur, Kamis (15/10/2020).

Melihat pemberitaan sebelumnya, pelaku yang berpangkat Letnan RW, didakwa pasal berlapis yaitu pasal pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain, pengrusakan fasilitas umum dan Undang-Undang Nomor 12 darurat tahun 1951 tentang senjata api.

“Pada kasus tersebut terdakwa dituntut hukuman 10 tahun penjara dan hukuman tambahan pemberhentian dari dinas TNI AL,” kata Ketua Oditur Militer Kolonel Sus Faryatno, SH, M.H., M.Si yang didampinhi Kapten Chk Masripim, SH saat membacakan tuntutan kepada terdakwa.

Lebih lanjut dipaparkan Kepala Oditur Militer, rangkaian fakta – fakta terdakwa telah memenuhi unsur – unsur pidana dari tiga pasal yang disangkakan sekaligus, yaitu pasal pembunuhan, perusakan di tempat umum, dan penyalahgunaan senjata api. Disamping itu, terdakwa juga telah mengakui segala perbuatannya.

Namun atas tuntutan itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya Mayor Laut (KH) Andi Masriadi, S.H. yang didampingi Letda Mar Dolly Pristiyawan, S.H., M.H., langsung membacakan nota pembelaan dan permohanan keringanan hukuman dengan pertimbangan; terdakwa sangat menyesali perbuatannya, minta diberikan waktu atau kesempatan untuk memperbaiki diri karena masih muda, dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Serta memohon agar tetap diberi kesempatan tetap bisa berdinas di TNI AL yang merupakan kebanggaannya,” sambungnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa komentarmu?