31.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Wings Air Maskapai Pertama yang Terbang dari Makassar ke Tana Toraja

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik, JAKARTA – Wings Air, maskapai dengan kode penerbangan IW, yang merupakan bagian dari Lion Air Group membuka rute baru dalam melayani penumpang berjadwal dari Makassar melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan dengan tujuan Bandar Udara Toraja di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Penerbangan perdana rute ini akan dilaksanakan pada 4 September 2020 dimana pesawat Wings Air nomor penerbangan IW-1330 memiliki jadwal keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 09.35 Waktu Indonesia Tengah) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Toraja pada 10.35 WITA.

Rute baru ini akan menempatkan Wings Air sebagai maskapai penerbangan pertama dan satu-satunya yang melayani rute penerbangan dari Makassar melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin ke Bandar Udara Toraja.

Pada tahap awal, Wings Air menyediakan layanan dengan frekuensi terbang empat kali dalam seminggu setiap Selasa, Rabu, Jumat dan Minggu.

Untuk penerbangan kembali, masih di hari yang sama pesawat Wings Air bernomor IW-1331 akan mengudara dari Bandar Udara Tana Toraja pukul 10.55 WITA dan waktu kedatangan di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin diperkirakan pada 11.55 WITA.

Dalam siaran pers yang dirilis Selasa (01/10/2020), Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari Pemerintah Daerah yakni Kabupaten Tana Toraja dalam pelaksanaan penerbangan ini.

“Wings Air juga berterima kasih kepada regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara dan pihak terkait yang mendukung penuh operasional sehingga rencana inaugural flight dapat terlaksana secara baik sesuai standar operasional prosedur,” ujar Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran pers tersebut.

“Harapan terbesar dari rute baru akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara, mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Wings Air dan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan serta pelaksanaan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” ungkap Danang.

Dalam penerbangan Makassar – Tana Toraja – Makassar, total waktu tempuh sekali jalan (one way) berkisar 50 menit.

Wings Air menargetkan pengguna pesawat udara bagi penumpang yang berasal dari Makale, Bittuang, Bonggakaradeng, Kurra, Makale Selatan, Makale Utara, Malimbong Balepe, Mappak, Masanda, Rano, Rantetayo, Rembon, Simbuang, Sangalla dan daerah lain di sekitar.

Berada di posisi strategis dan sebagai penghubung utama khususnya di Indonesia bagian Timur, Wings Air mengatakan menyediakan pilihan penumpang dari Tana Toraja untuk koneksi penerbangan lebih banyak lagi melalui Bandar Udara Sultan Hasanuddin tujuan ke Ambon, Saumlaki, Tual, Balikpapan, Samarinda, Berau, Palangkaraya, Pontianak, Ketapang, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Denpasar, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Merauke, Palu, Sorong, Manokwari, Ternate, Manado, Lombok, Tarakan, Yogyakarta Kulonprogo, Tanjung Karang-Lampung, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Jambi, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Medan, Silangit, Gunung Sitoli, Meulaboh, Banda Aceh.

Menurut Wings Air, penumpang berkesempatan bisa melanjutkan kota favorit, seperti Batulicin, Bau-Bau, Bima, Luwuk, Mamuju, Poso, Raha, Selayar, Wangi-Wangi, Kupang, Alor, Maumere, Tambolaka, Waingapu, Rote dan kota-kota lain.

Rute terbaru Wings Air merupakan bagian kelanjutan dari proving flight pada (20/ 08) dalam upaya melakukan pengkajian pasar dan potensi layanan penerbangan berjadwal atau rute evaluasi. Selain itu, Wings Air menguji kemampuan (kapabilitas) pengoperasian pesawat ATR 72 di Bandar Udara Toraja yang menjadi salah satu pintu masuk ke Kabupaten Tana Toraja.

Pada rute ini, Wings Air mengoperasikan armada tipe ATR 72-600 atau ATR 72-500, berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi, yang diklaim paling nyaman dan canggih di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek.

Wings Air, menurut Danang optimis, pengoperasian pesawat tersebut dapat menggugah minat traveling, akan menambah pengalaman terbang setiap penumpang dengan sensasi tersendiri menggunakan pesawat turboprop atau baling-baling.

Penumpang akan dimanjakan dengan melihat pemandangan luar yang akan memanjakan mata karena pesawat mampu terbang dengan rendah.

“Selain itu, interior pesawat didesain modern dan futuristik, sehingga bisa lebih santai saat berada di kabin. Keunggulannya, setiap tamu atau penumpang akan merasakan atau menikmati konfigurasi kursi 2-2, dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja atau hanya sekadar menikmati pemandangan memukau dari ketinggian,” kata Danang.

Protokol Kesehatan Untuk Sirkulasi Udara

Menurut Wings, kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih.

“Dalam hal ini, bagian kesungguhan terhadap kesehatan karyawan serta penumpang, sejalan upaya memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pressurization outflow valves operation),” kata Danang.

“Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.”

Wings Air mengklaim telah memaksimalkan berbagai langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun di set melalui pintu bagian belakang. Hal ini diharapkan akan meminimalsir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang.

Sementara area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

Dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, Wings Air mengklaim juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).

 

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...

Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas Hingga 10.000 Hektare

Propublik.id, Sumba Tengah, NTT -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan luas lumbung pangan atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan...