26.1 C
Jakarta
Jumat, Maret 5, 2021

Publik Miliki Saham RSNU Jombang Sebesar 35%

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jawa Timur– RSNU Jombang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan kepemilikan saham 65% dimiliki NU secara organisasi dan 35% dimiliki publik.

Demikian dikatakan Halim Iskandar, yang dipanggil Gus Menteri PDTT saat menghadiri peletakan batu pertama pada pembangun tahap II Rumah Sakit NU di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020).

“Pembangunan itu meliputi gedung bedah sentral dan ruang rawat inap, melanjutkan poli khusus serta IGD yang telah ada. “Saya pernah menjabat Komisaris saat RSNU lahir,” ujarnya.

Gus Menteri pun menginginkan agar RSNU ini memiliki daya tahan lama supaya kepemilikan sahamnya tidak dimiliki orang per orang. Oleh karena itu ia meminta kepada Jam’iyah NU dapat mencarikan badan hukum yang bisa bertahan seumur hidup.

“Yang menggaji Komisaris RSNU adalah dari PWNU, begitu juga Ketua PWNU digaji dari PBNU,” katanya dalam sambutan.

Lanjut Halim, dalam kepemilikan saham tidak boleh ada pengurahan komposisi saham kecuali dalam pengurus PCNU sudah pada snewen (kekisruhan) baru bisa menjual sahamnya.

Sebelumnya dikatakan Kyai Natsir, Komisaris RSNU, mengharapkan berterima kasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan dana hibanya sebesar Rp20 miliar.

Namun bagi Natsir, uang 20 miliar itu hanya untuk bangunannya sedangkan isi bangunannya biar Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto yang membantunya agar bisa bermanfaat bagi masyarakat Jombang dan Jam’iyah NU.

Hal itupun ditanggapi dr. Terawan Agus Putranto bahwa pembangunan tahap II RSNU di Jombang, menjadi buah pikiran juga di Kemenkes agar tidak salah dalam memberikan bantuan berupa alkes ke rumah sakit bentukan NU tersebut.

“Menkes pastinya akan memikirkan dan belajar bagaimana caranya agar tidak salah. Apa yang disampaikan Mendes bahwa kisruh itu harus dipikirkan bagaimana untuk mengamankannya. Kami akan mendukungnya,” pungkasnya.

Sementara diungkapkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa keberadaan RSNU di Jombang mamou menjadi penguat layanan kesehatan untuk bisa memberikan fokus layanan terutama di daerah Mataraman.

“Rumah sakit rujukan utama masih di RSUD dr. Soetomo di Surabaya dan RS Saiful Anwar di Malang,” katanya.

Beban rumah sakit semakin bertambah, kata Khofifah bila tidak ada sentra – sentra playanan kesehatan rujukan baru baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya.

Hadir pada kesempatan itu, Rais Aam PBNU, Ketua Tanfidziah PWNU, Ketua Tanfidziah PCNU Jombang, Menteri Kesehatan RI. Kemudian Menteri Tenaga Kerja RI, Wakil Ketua DPRD Anik Maslachah, Bupati Jombang Mudjidah Wahab, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, dan Ketua DPRD Jombang

Editror: Edward Panggabean 

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...