-0.3 C
Munich
Senin, Maret 8, 2021

Revitalisasi Bangunan Pasar Legi, Kemen PUPR Kucurkan Rp.137 M

Must read

Propublik.id, Jakarta-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengucurkan dana sebesar Rp 137,5 miliar untuk pembangunan Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pasar tradisional sebelumnya bernama Pasar Songgolangit itu rusak lantaran dampak kebakaran yang terjadi tahun 2017 silam.

Direncanakan pasar ini dapat menampung sekitar 4.000 pedagang dengan urutan prioritas yang menempati gedung baru ini pedagang lama Pasar Legi, pedagang Pasar eks-Pengadilan, pedagang eks-Pasar Lanang, Pedagang eks-Stasiun, dan pedagang pendatang baru.

Pasar Legi dibangun diatas tanah seluas 32.172m2 untuk empat lantai pasar dan dua lantai area parkir. Pasar ini terdiri dari 1.468 kios dan 1.021 los.

Menurut Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto, penerapan Bangunan Gedung Hijau pada pasar-pasar yang dibangun Kementerian PUPR agar less cost operation and maintenance, sehingga tidak membebani Pemerintah Daerah dan para pedagang.

“Rekonstruksi ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat,” tutur Iwan.

Pembangunan Pasar Legi dimulai pada 30 Januari 2020 dengan anggaran Rp 137,5 miliar yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Adhi Persada Gedung, konsultan manajemen konstruksi PT Rancang Persada dan konsultan perencana CV Profil Emas Konsultan. Saat ini progres pembangunannya telah mencapai 29,8%. Proses pemasangan tiang penyangga atap telah dilakukan pada 5 Agustus 2020 lalu yang dilakukan dengan upacara adat Munggah Molo.

Proses pembangunan Pasar Legi mengusung konsep bangunan hijau, mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 02/PRT/M/2015 tentang Bangunan Gedung Hijau. Dalam masa pembangunan, kontraktor melaksanakan perilaku ramah lingkungan di antaranya pemilihan material ramah lingkungan, pengelolaan limbah konstruksi yang baik serta konservasi air dan energi.

Sementara Bupati ponorogo Ipong Muchlissoni, yang dirilis Biro Komunikasi Publik PUPR, Selasa (11/8/2020) menyampaikan terimakasihnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, yang telah membangun kembali Pasar Legi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat Ponorogo tersebut.

More articles

Latest article