31.7 C
Jakarta
Senin, Maret 1, 2021

Selama Covid-19 Stok Darah Menipis, Komunitas TKP Gandeng PMI Kota Medan

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Jakarta-Berangkat dari kepedulian terhadap stok darah yang semakin menipis selama masa pandemi Covid-19, Tempat Kita Peduli (TKP) berinisiatif untuk melakukan aksi bakti sosial donor darah dengan mengusung tema “Setetes Darah Untuk Bangsa” dengan mengandeng PMI Kota Medan dan PMI Kecamatan Medan Kota, serta organisasi maupun komunitas di Literacy Coffee Jalan Jati II Teladan Timur, Medan Kota, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (27/6/2020).

Setidaknya lebih dari 60 peserta yang mendonorkan darahnya, baik dari kalangan komunitas dan masyarakat umum.

Ananda Aprida Hasibuan, perwakilan komunitas Tempat Kita Peduli (TKP) mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah massal ini dilakukan untuk membantu PMI mendapatkan stok darah yang cukup.

“Sebelumnya kita dapat info bahwa PMI kekurangan stok darah yang dimana banyak warga yang membutuhkan darah untuk para penderita penyakit misalnya penyakit ginjal yang tidak boleh berhenti pengobatan. Nah dari sinilah latarbelakanganya,” ungkap Ananda dalam keterangannya.

Adapun support kegiatan ini dari komunitas di kota Medan diantaranya Tempat Kita Peduli (TKP), Sahabat Alam Sumatra Utara (Salam Sumut), Rumah Yatim Sumut, Perempuan Hari Ini, Gerakan Peduli Sungai (GPS) Tembung, Vertical Rescue Indonesia, Gerakan peduli alam lingkungan (Grapali), Perempuan Hari Ini, RAPI Sumut, DDV Sumut, Sadaya, Mural Medan, Pramuka Peduli, Sumut Update, Explore Wisata Sumut, Medan Trending, serta Zulaikha Peduli.

“TKP sendiri mengajak komunitas untuk bergabung untuk kegiatan ini karena sebelumnya kita sering duduk dan diskusi bareng. Inikan kegiatan positif kenapa tidak dimanfaatkan untuk membantu dan saling bergotong royong jadi tidak hanya sekedar diskusi dan nongkrong,” kata Ananda.

Adanya donor darah ini disambut positif oleh beberapa komunitas, diantaranya Rumah Yatim Sumut.

Kepala Cabang Laznas Rumah Yatim, Dasep Hardiatman merasa bersyukur dapat berpartisipasi dan berkolaborasi dengan komunitas lainnya melakukan kegiatan donor darah.

“Ajakannya sangat luar biasa positif karena ini untuk membantu sesama dan juga bagus untuk kesehatan. Harapan kita dengan adanya donor darah ini bisa membantu dalam menyumbangkan stok darah yang cukup untuk PMI,” ujar Dasep.

Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di Literary Coffee. Ananda sendiri tidak menyangka mendapat respon positif dari masyarakat yang turut menyumbangkan darahnya.

“Kami tidak menyangka bisa seramai ini. Awalnya kami menyangka mungkin sekitaran 10-15 orang ternyata hingga 60 orang lebih dan masih berdatangan hingga saat ini. Antusias mereka tinggi untuk masyarakat disini. Rata-rata ada yang baru sekali donor ada juga yang sudah rutin donor darah,” jelas Ananda.

Kegiatan donor darah yang dilakukan di Literacy Coffee juga disambut baik oleh pendiri Literacy Coffee, Jhon Fawer Siahaan.

“Tiga minggu lalu kawan-kawan TKP menghubungi untuk melakukan donor darah. Saya terpikir sebagai yang memiliki ruang sangat tertarik dan senang mereka dapat memanfaatkan tempat ini. Ini merupakan jawaban dari pandemi bahwa kita harus berkolaborasi walau sekecil apapun. Tidak harus berdiam diri, tapi ada pergerakan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah,” ucap Jhon.

Jumlah pendonor dalam kegiatan ini berjumlah 62 orang, dan yang bisa mendonorkan darahnya berjumlah 42. Sisanya tidak bisa mendonorkan darahnya dikarenakan beberapa, antara lain rensi dan HB yang tidak sesuai dengan ketentuan donor darah.

“Harapan kita dari Sahabat Tempat Kita Peduli (TKP) dengan adanya kegiatan donor darah ini, darah yang sudah di donorkan bisa bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan stok darah serta dapat membantu saudara kita membutuhkan. Dan untuk selanjutnya kegiatan positif seperti ini bisa berkelanjutan dan menjadi agenda rutin bagi program TKP sendiri,” imbuhnya.

Editor: Iman More

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...