27.2 C
Jakarta
Senin, Maret 1, 2021

Studi New Normal oleh Nielsen: 98 Persen Konsumen Kini Nikmati Hiburan secara Online

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta. Studi terbaru dari Nielsen Media menunjukkan bahwa konsumen kini mengkonsumsi lebih banyak layanan media berbagai platform dibanding masa sebelum COVID-19, dan tren ini diperkirakan akan terus berlanjut dalam jangka waktu yang cukup lama kedepan.

Dalam studi bertajuk “Nielsen New Normal Survey”, disebutkan bahwa pandemi COVID-19 telah menyebabkan terjadinya perubahan pola konsumsi dan gaya hidup. Dalam studinya, disebutkan bahwa pembatasan aktivitas di luar rumah selama pandemi membuat konsumen merasa lebih terikat dengan media sebagai sumber utama dalam mencari hiburan.

“Nielsen New Normal Survey menemukan bahwa 98 persen konsumen menikmati hiburan dari berbagai platform media baik TV, radio ataupun online,” kata Nielsen dalam siaran pers Rabu (23/07/2020).

“Tren hiburan dalam ruangan yang dilakukan secara online juga menunjukkan peningkatan yang signifikan selama pandemi COVID-19, seperti menonton film atau serial secara online setiap hari (+57%), bermain gim online setiap hari (+62%) dan mendengarkan audio atau musik online setiap hari (+35%).”

Survey Nielsen terbaru tersebut bertujuan untuk mengetahui perubahan perilaku selama covid dan bagaimana setelah COVID-19 berakhir.

Dengan menggunakan telepon survey, responden berjumlah 537 orang yang berusia 10 tahun ke atas di 11 kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Makassar dan Banjarmasin).

Dalam metodologinya, Nielsen menanyakan beberapa pertanyaan terkait dengan perubahan yang terjadi selama COVID-19 seperti hiburan di dalam rumah (in-home entertainment), gaya hidup termasuk di dalamnya gaya hidup sehat, gaya berbelanja dan konsumsi produk.

Peluang

Menurut Nielsen, sebagian besar dari konsumen yang baru mengadopsi kegiatan tersebut berniat untuk terus melakukannya disaat pandemi sudah berakhir.

Hal ini membuka peluang yang bisa digarap oleh para pemain di industri online video portal, online game maupun online audio.

Definisi New Normal

Dalam surveynya, Nielsen juga mendefinisikan kembali arti New Normal bagi Konsumen Indonesia.

“Bagi konsumen, mencuci tangan dan makan makanan bergizi lebih penting dibandingkan dengan mengenakan masker. Banyak kebiasaan dan hobi baru yang diadopsi konsumen pada awal pandemi yang akan terus dilakukan di masa new normal sehingga menciptakan peluang bisnis,” kata Nielsen.

Sesuai arahan Kemenkes dan WHO, ada beberapa kebiasaan sehat yang diadopsi konsumen sejak awal pandemi diantaranya sering mencuci tangan (97% konsumen melakukan hal ini), makan makanan bergizi (87%), menggunakan hand sanitizer (64%). Kebiasaan lain juga dilakukan konsumen untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu antara 40-50% konsumen juga melakukan aktivitas berjemur di pagi hari, mengkonsumsi vitamin/suplemen, dan berolahraga.

Sayangnya, meski Kemenkes dan WHO juga menekankan pentingnya penggunaan masker, hanya 8 persen konsumen yang mengadopsi kebiasaan mengenakan masker, kata Nielsen.

Sementara itu, walaupun banyak pasar tradisional yang ditutup karena menjadi pusat penyebaran virus COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh pemerintah, ternyata mayoritas konsumen tetap memilih belanja kebutuhan segar (sayur mayur, ikan, daging) sehari-hari melalui tukang sayur/warung dan pasar tradisional.

Sementara, kunjungan ke gerai ritel modern dilakukan oleh mayoritas konsumen sebulan sekali untuk membeli produk-produk fast moving consumer goods yang tahan lama seperti makanan kering, bumbu masak, produk perawatan peribadi, dan sebagainya.

e-Transaksion Naik, tapi Transaksi Tunai Tetap Mendominasi

Dalam hal sistem pembayaran, hasil studi Nielsen New Normal Survey ini memperlihatkan bahwa sebagian besar konsumen Indonesia masih memilih untuk melakukan pembayaran secara tunai (98%), namun cara pembayaran menggunakan e-wallet (17%) dan bank transfer (16%) mengalami peningkatan khususnya pada konsumen SES Upper Class.

“Secara umum, dari studi ini terlihat bahwa konsumen akan tetap melakukan rutinitas normal nantinya, tetapi beberapa kebiasaan baru terkait konsumsi media dan aktivitas berbelanja akan tetap dilanjutkan di situasi new normal. Sehingga penting bagi pemilik merek memanfaatkan peluang ini dengan cara tetap berkomunikasi dengan para konsumen melalui berbagai platform. Di sisi lain juga ada peluang bagi industri toko atau retail mengembangkan pembayaran ataupun pengiriman barang berbasis teknologi’ kata Cerli Wirsal Director Product Specialist, Nielsen Media Indonesia.

Nielsen Media merupakan bagian dari Nielsen Holdings, yakni perusahaan pengukuran dan analisa data yang memberikan gambaran mengenai konsumen dan pasar di seluruh dunia.

Nielsen merupakan perusahaan S&P 500 yang beroperasi di lebih dari 100 negara dan mencakup lebih dari 90% populasi dunia.

.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...