28.2 C
Jakarta
Kamis, Januari 21, 2021

Sukseskan PJJ di Masa Covid-19, Prof Syawal Gultom Mendapat Penghargaan

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Sumatera Utara-Prof. Dr. Syawal Gultom MPd mendapat penghargaan atas konsistensi dan komitmen memberikan advokasi, gagasan cemerlang dan strategi kongkrit dalam mensukseskan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan peningkatan mutu pendidikan di masa pandemi Covid-19 di kota Medan.

“Mengubah kebiasaan dan budaya yang sudah mengakar di masyarakat memang sangatlah susah, namun jika kita tidak mulai berubah dari diri sendiri maka mustahil melakukan perubahan,” ujar Syawal.

Lanjut dia, kondisi pendidikan dan moralitas bangsa saat ini sangat memperihatinkan. Hanya pendidikan yang dapat mengubah kemajuan bangsa menjadi lebih pesat.

“Kita memunculkan kesadaran baru, mendidik generasi muda hari ini adalah cara memperbaiki bangsa di masa depan,” ungkap Prof Syawal Gultom.

Penghargaan itu diberikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan SPd MM. bersama Prof. Dr Sri Minda Murni MS (Praktisi Pendidikan/Dosen Unimed), M Muliadi (Kasi Kelembagaan dan Saspras), Supri Harahap (Kasi Kurikulum), Jamal Husein Harahap, MPd. (Kepala Sekolah SMP N 42 Medan), Bambang Sudewo, MPd. (Kepala Sekolah SMP N 11 Medan), Dewi Sri Indriati K (Kepala Sekolah SMP N 24 Medan) dan Kimbananto (Tanoto Foundation) saat kunjungannya ke Universitas Negeri Medan (Unimed), Kamis (3/9/2020).

Prof Syawal menjelaskan, dengan menyentuh hati dan membangunkan pemahaman/penalaran yang mendalam kepada kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua, karena pada hakikatnya membangun negeri dari sekolah.

“Cara untuk mengubah mindset dan membangunkan pemahaman/penalaran yang mendalam adalah dengan cara bergerilya ke sekolah-sekolah, lembaga dan institusi pendidikan, guru dan orang tua. Dengan menaklukkan hati, investasi masa depan mewujudkan Indonesia maju akan terwujudkan,” ujarnya.

Kemampuan dan pengalamannya dibidang pengembangan SDM dan penjaminan mutu pendidikan di Kemendikbud, banyak memberikan inovasi-inovasi baru dan gagasan yang dapat mengubah cara pandang dan mindset guru dan kepala sekolah dalam melakukan pembelajaran yang efektif di masa pandemi.

Prof. Syawal telah berperan aktif dalam memberikan masukan yang konstruktif diberbagai seminar pendidikan secara daring, talkshow di TVRI, webinar optimalisasi peran keluarga dalam mensukseskan PJJ dan juga advokasi lainnya dibidang pendidikan untuk perubahan pola pendidikan di kota Medan yang lebih bermutu dan arah baru untuk kemajuan.

Ketua Senat Unimed itu menyebutkan,  sebagai seorang pendidik harus menjadi visioner dapat membayangkan masa depan anak, daripada hanya sekedar pendidik yang hanya mengajarkan pengetahuan yang output dan dampaknya tidak relevan dengan potensi dan masa depannya.

“Kita harus mengubah cara pandang dan mindset guru, harus ada inovasi pendidikan, problem solving, materi baru yang dibutuhkan untuk masa depan tinggalkan pembelajaran yang sudah tak relevan. Pembelajaran kita harusnya berbentuk model sehingga dapat dipahami dengan mudah dan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari yang membentuk karakteristik siswa menjadi lebih baik, tidak hanya mengandalkan nalar namun juga berbudi luhur,” jelasnya.

Semisal, dia mencontohkan, pembelajaran PPKn dan Bahasa Indonesia, tidak lagi menjadi mapel tetapi menjadi sumber tema pembelajaran. Dimana dikembangkan dalam semua pembelajaran, sehingga kolaborasi, kerjasama, komunikasi berbahasa, sopan santun dan nasionalisme tumbuh.

“Jangan hanya menghabiskan waktu untuk mempelajari sesuatu yang tidak begitu penting, atau materi yang tidak relevan dengan kebutuhan di masyarakat,” paparnya.

Buah pemikiran Prof. Syawal Gultom tampaknya disahuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan SPd MM. Adlan menyadari awal menjadi Kepala Dinas Pendidikan sangat tertarik dengan gagasan dan masukan untuk mengubah wajah pendidikan di Kota Medan menjadi unggul.

Bukan omongan belaka, Prof Syawal Gultom sewaktu menjabat Rektor Unimed Periode 2015-2019  menghantarkan Unimed terakreditasi A pertama di Sumatera Utara, pada tahun 2016.

Sewaktu menjabat di ESDM Kemendikbud juga banyak membantu para guru dan kepala sekolah untuk peningkatan kualitas mutu pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan SPd MM sangat berharap agar masukan dan gagasan dari Prof Syawal akan terealisasi dan diaplikasikan di sekolah-sekolah, khususnya kota Medan. Perlu kolaborasi dengan Unimed dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Sehingga peran serta dari perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah dan juga lembaga-lembaga pendidikan dapat dirasakan di masyarakat.

“Nantinya kami juga akan terus mengevaluasi dan juga mendorong guru-guru dan kepala sekolah sesuai dengan apa yang menjadi masukan dari Prof Syawal. Semoga dapat memberikan dampak besar dan pengaruh positif terhadap kemajuan pendidikan di Sumatera Utara, khususnya kota Medan,” harap Adlan.

Editor: Dwi Christianto

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Mengharukan…Wakapolres Subang Bangun Rumah Tidak Layak Huni Milik Kopka Hamim

Subang – Kopka Hamim Mulyono salah satu Anggota Koramil Purwadadi yang baik dalam penugasan, namun disatu sisi kehidupan pribadinya cukup memprihatinkan, dimana yang bersangkutan...

Kades Tanjung Siang Subang Dukung Komjen Listyo Jadi Kapolri

SUBANG //- Pencalonan Kepala Bareskrim (Kabareskrim Polri) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Subang. Masyarakat Kabupaten Subang...