Xiaomi mampu menggeser posisi vendor smartphone terbesar ketiga dari Apple. Capaian itu diperoleh karena mampu merebut pasar Huawei, terutama di Eropa.
31.7 C
Jakarta
Selasa, November 24, 2020

Tak Hanya Salip Apple, Xiaomi Juga Rebut Pasar Huawei

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

Propublik.id, Jakarta-Produsen Smartphone Xiaomi membukukan capaian luar biasa pada Kuartal III-2020. Data pasar smartphone global yang dirilis Canalys, 29 Oktober 2020, menunjukkan produsen telepon pintar asal China tersebut untuk pertama kalinya menempati posisi tiga besar produsen smartphone global. Xiaomi mampu menggeser posisi Apple, merek dagang asal AS, yang sebelumnya berada di posisi tersebut.

Akan tetapi, menurut Mo Jia, analis pasar, prestasi Xiaomi tidak hanya itu. Merek HP yang menyasar pasar low-end ini mampu mencatat pertumbuhan penjualan yang besar berkat kemampuannya untuk merebut pasar Huawei.

“Ada yang simetris di Kuartal III ini, yaitu Xiaomi mampu meningkatkan (penjualan) 14,5 juta unit dan Huawei kehilangan 15,1 juta unit,” terang Mo Jia.

Menurut dia, medan utama kompetisi antara Xiaomi dan Huawei adalah pasar Eropa. Di Kuartal III, pengiriman smartphone Huawei ke Eropa turun 25 persen. Sementara itu, pada periode yang sama Xiaomi mampu menaikkan pengiriman ke pasar Eropa sebesar 88%. Kemampuan merebut pasar Huawei di Eropa ini dinilai menjadi capaian besar yang mendudukan Xiaomi di posisi ketiga produsen Smartphone Global di bawah Samsung dan Huawei.

Peningkatan tersebut juga menipiskan gap penguasaan pasar telepon pintar global antara Huawei dan Xiaomi. Pada Kuartal III-2019, Huawei memiliki penguasaan pasar sebesar 19%, sedangkan Xiaomi 9,2%. Tapi, pada Kuartal III-2020, penguasaan pasar keduanya tinggal berjarak sekitar satu persen, yaitu Huawei 14,9% dan Xiaomi 13,5%.

Dengan demikian, meskipun mampu menyalip Apple, capaian Xiaomi tidak terjadi karena kemampuannya merebut pasar Apple. Pasalnya, Apple menyasar market yang berbeda, yakni di kelas high-end atau premium.

Namun, posisi Xiaomi di pasar Eropa belum dikatakan aman. Selain karena Huawei akan siap merebut pasar tersebut, ancaman pun muncul dari dua vendor lain, yaitu Oppo dan Vivo yang telah menjadi pesaing Xiaomi di pasar Asia Tenggara.

“Xiaomi masih menghadapi kompetisi dari Oppo dan Vivo yang sedang mengarah ke Eropa juga dengan positioning sebagai pilihan yang lebih premium,” sambung Mo Jia.

Data pengiriman dan market share lima vendor smartphone utama dunia pada Kuartal III-2020. Data: Canalys

Data Canalys menunjukkan, Samsung masih menjadi penguasa pasar berkat penjualan 80,2 juta unit atau mencatat pertumbuhan sebesar 2 persen (YoY). Market share dari produk asal Korea Selatan ini sebesar 23%. Meskipun mencatat pertumbuhan minus, Huawei masih bertengger di posisi kedua dengan pengiriman 51,7 juta unit. Angka tersebut tergerus cukup tajam dibandingkan penjualan pada Kuartal III-2019 yang mencapai 66,8 juta unit. Alhasil market share Huawei tinggal 14,9%, turun dibandingkan Q-3 2019 yang mencapai 19%.

Sementara itu, Xiaomi mencatat pertumbuhan tertinggi pada Kuartal III, yakni sebesar 45%. Capaian tersebut diperoleh berkat pengiriman 47,1 juta unit pada Q-3 2020, jauh meningkat dibandingkan angka pengiriman pada Q-3 2019 sebanyak 32,5 juta unit. Ini berdampak langsung pada penguasaan pasar yang naik menjadi 13,5 persen, dari posisi pada Q-3 sebesar 9,2 persen.

Posisi delapan besar vendor smartphone selanjutnya berturut-turut diisi oleh Apple, Vivo, Oppo, Realme, dan Lenovo.

Editor: Edho Panggabean

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Realisasi Penerimaan Pajak Hingga Oktober Rp 991 triliun

  Propublik.id, Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam paparan terkait kondisi APBN Oktober 2020 menjelaskan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2020 mencapai Rp 991 triliun. "Ini...

Adaptasi Baru Jadi Peluang untuk IKM Kosmetik

Propublik.id, Jakarta-Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menilai pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru membawa perubahan pola hidup...