31.7 C
Jakarta
Senin, Maret 1, 2021

Tito Mengenang Ketegasan Mendiang Henry Jocosity Pengusaha Asal Surabaya

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id-Berita duka datang dari Surabaya, dimana Pendiri PT.Surya Inti Permata Tbk, Henry Jocosity Gunawan (Cen Liang) diketahui meninggal dunia pada hari Sabtu, 22 Agustus 2020 di Surabaya, Jawa Timur. Wafatnya mendiang, meninggalkan kenangan tersendiri bagi Tim Kuasa Hukumnnya.

Tim pengacara mendiang, Tito Hananta Kusuma, dan tim hukumnya memiliki kesan mendalam tentang almarhum yang pernah menjadi kliennya.

“Almarhum¬† Henry Jocosity Gunawan bukan hanya klien tapi juga sahabat dan suhu kami. Karena kami bertukar pikiran bukan hanya soal hukum, tapi juga soal bisnis dan kehidupan,” ujar kepada ProPublik.id, Jakarta, Minggu (23/8/2020).

Terkait masalah hukum yang diisyukan masih melibatkan almarhum, Tito Hananta mengutip Pasal 77 KUHP bahwa hak menuntut pidana dari Negara menjadi gugur demi hukum dan Tito meminta di masa duka ini sebaiknya pihak-pihak yang terkait tidak berbicara soal masalah hukum almarhum tersebut.

“Tidak elok dan tidak etis,” ujar Tito Hananta yang menjadi Kuasa Hukum PT.Surya Inti Permata saat menggugat Induk Koperasi TNI AU (INKOPAU) tersebut.

Bersama Tim pengacara yang terdiri dari RM. Tito Hananta Kusuma, Raja Sirait, Purwanto, Liliek Djaliyah, Yusuf Wangsaredja, Sururi, Steven,  dan Antonius Eko Nugroho, telah mengenal beliau sejak tahun 2008 tersebut.

“Kami Tim Kuasa Hukum mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada pihak keluarga, semoga keluarga diberikan ketabahan di masa duka ini,” tukas pengacara spesialist korupsi yang terkenal dengan slogan “Solusi Korupsi” ini.

Lanjut dia, Almarhum Henry Jocosity Gunawan sosok pengusaha yang tegas dan dibalik ketegasannya, sebenarnya hatinya sangat baik dan dermawan.

Editor: Tomy Margonda

Berita Terkait

Tinggalkan pesan anda

Ketik komentar anda
Masukan nama anda

Berita Terkini

Diciduk Polisi Lagi, Tes Urine Millen Cyrus Positif Benzo

Propublik.id, Jakarta -- Selebgram Millen Cyrus kembali harus berurusan dengan aparat Polda Metro Jaya setelah terciduk saat berada di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, pada...

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...