31.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Wartawan Kena Bogem Gegara Tegur Diduga Pasangan Sejenis Sedang Mangkal

Terpopuler

Kejati Riau Tindak 11 Pelanggar PSBB, Mia: Siap Terapkan New Normal

Kejati Riau telah menindak 11 pelangar PSBB di wilayah hukumnya, dengan tuntutan yang disesuaikan dengan kapasitas perbuatan dari para terdakwa sebagai efek jera bagi masyarakat.

Kades Plosokerep Akui Warganya Terpapar Covid-19

Kepala Desa Plosokerep, tidak menyangka warganya yang bekerja di Surabaya sebagai pedagang sayur terpapar virus corona hingga menular ke istrinya yang lebih dulu memiliki riwayat sakit.

Ibu dan Calon Bayi Meninggal Di Rumah Sakit Swasta Daerah Tomohon

Seorang ibu muda bernama Melvin Amelia Suak, warga Desa Wolaang, Tomohon, merenggang nyawa bersama calon bayinya yang masih dalam kandungan. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit GMIM Bethesda, di daerah tersebut.

Sesuai Arahan Jaksa Agung, Kajati Pabar Siap Kawal Bansos Covid-19

Sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala Kejati Papua Barat meminta kepada jajarannya untuk mengawal dana bansos terkait Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020.

ProPublik.id, Sumatera Utara-Hati-hati jangan salah tegur, tak senang orang yang ditegur akibatnya fatal, bahkan bisa terluka, seperti dialami wartawan lokal media cetak di Kota Medan, karena menegur diduga pasangan sejenis dipinggir jalan, tak pelak wajahnya kena bogem, kejadian itu terjadi di Jalan Brigjen Zein Hamid, Kecamatan Titi Kuning, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (27/6/2020) sore.

Jepri Zebua yang berprofesi wartawan itu mengaku awalnya dirinya menegur pasangan diduga sesama jenis di lokasi kejadian, tak dinyana dan diduga wajahnya langsung di bogem alias di tinju, tak pelak pelipis mata sebelah kiri korban pecah hingga mengeluarkan darah. Perbuatan pelaku itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Delitua.

“Bermula aku menegur diduga pasangan sesama jenis di TKP. Tapi seorang pria (pelaku) yang saat itu berada di TKP keberatan. Lalu tiba-tiba pelipis mata sebelah kananku di tumbuk (pukul) sampai mengeluarkan darah. Aku enggak melawan sama sekali pas dihantam pelaku,” ujar Jepri yang keseharian meliput di Pengadilan Negeri dan Kejari Medan serta Kejatisu saat berada di Polsek Delitua.

Kata dia lagi, dirinya tak mengetahui apa hubungan diduga pasangan sesama jenis itu dengan pelaku yang menganiayanya.

“Aku enggak tahu kenapa si pelaku ini marah ketika aku menegur diduga pasangan sesama jenis itu. Makanya aku pun heran, kan bukan pelaku itu yang aku tegur. Seandainya pun si pelaku yang kutegur apa pantas main hantam?, ketus Jepri sembari tangan kirinya menahan sakit di sekitar wajahnya.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Emmanuel Ginting ketika dikonfirmasi mengatakan segera mengambil keterangan pelapor.

“Siap bang, biar di ambil keterangan dulu ya bang, sekalian kita mintakan VER nya,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini.

Editor: Edward Panggabean

Berita Terkait

Berita Terkini

650 Pendidik dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin COVID-19

Propublik.id, Jakarta -- Pemerintah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik (PTK), yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal bagi 650 orang PTK...

Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas Hingga 10.000 Hektare

Propublik.id, Sumba Tengah, NTT -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan luas lumbung pangan atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan...